Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sara Duterte Hadapi Pemakzulan, Senat Jadi Penentu Posisi Politiknya

Desi Rossilawati
Jumat, 15 Mei 2026 | 15:39 WIB
Bagikan
Sara Duterte Hadapi Pemakzulan, Senat Jadi Penentu Posisi Politiknya

Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte./visi.news/tangkap layar akun Instagram @indaysarasupremacy.

VISI.NEWS | BANDUNG - DPR Filipina memberikan suara mayoritas untuk memakzulkan Wakil Presiden, Sara Duterte, pada Senin (11/5), membuka jalan bagi Senat melanjutkan sidang pemakzulan yang berpotensi mengakhiri ambisinya maju dalam pemilihan presiden 2028. Hasil voting menunjukkan 257 anggota mendukung pemakzulan, 25 menolak, dan sembilan abstain.

"Ini bukan lagi sekadar soal politik. Ini soal hati nurani, tugas, dan masa depan bangsa kita," kata Anggota parlemen Bienvenido Abante dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/5/2026).

"Ini bukan soal 2028, bukan soal aliansi politik, melainkan apakah kita masih percaya bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum," tambahnya,

Pasal-pasal pemakzulan menuduh Sara melakukan gratifikasi, korupsi, penyuapan, serta dugaan rencana pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr. dan anggota keluarganya. Kontroversi muncul setelah Duterte menyebut dalam konferensi pers bahwa ia menyewa pembunuh bayaran jika dirinya terlebih dahulu dibunuh, meski kemudian mengatakan komentarnya disalahartikan.

Tim kuasa hukum Sara dalam pernyataannya setelah pemungutan suara Senin mengatakan beban pembuktian berada di pihak para penuduhnya. "Kami sepenuhnya siap membela Wakil Presiden di hadapan Senat yang bersidang sebagai Pengadilan Pemakzulan," demikian bunyi pernyataan tersebut seperti dikutip AFP.

Analisis konteks menunjukkan bahwa sidang Senat nanti akan menjadi penentu posisi politik Sara, karena komposisi Senat kini menguntungkan kubunya. Sekutu lama Sara, Senator Alan Peter Cayetano, baru terpilih sebagai presiden Senat, sementara kandidat-kandidat loyal menang dalam pemilu sela Mei 2025, memperkuat posisi wakil presiden di majelis tinggi.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski DPR telah memutuskan langkah pemakzulan, hasil akhir sangat bergantung pada dinamika politik di Senat, yang dapat memengaruhi karier politik Sara Duterte dan lanskap pemilihan presiden Filipina 2028. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.