Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sara Duterte Dimakzulkan, Presiden Filipina Serahkan Persidangan ke Senat

Desi Rossilawati
Sabtu, 8 Februari 2025 | 21:50 WIB
Bagikan
Sara Duterte Dimakzulkan, Presiden Filipina Serahkan Persidangan ke Senat
VISI.NEWS | FILIPINA - Presiden Filipina Ferdinand Marcos menegaskan bahwa dirinya tidak akan terlibat dalam penjadwalan persidangan pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte. Ia menyatakan bahwa keputusan sepenuhnya menjadi wewenang Senat. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pemakzulan Duterte yang dilakukan DPR pada Rabu (5/2/2025) atas dugaan pelanggaran konstitusi, korupsi, dan kejahatan berat lainnya. Marcos membantah tudingan bahwa dirinya memengaruhi proses pemakzulan tersebut. "Terserah bagaimana mereka memutuskan untuk mengadakan persidangan," kata Marcos seperti dikutip dari kantor berita AFP. Ia menekankan bahwa eksekutif dan legislatif merupakan lembaga yang independen. "Ada implikasi bahwa entah bagaimana saya memberi mereka (Kongres) perintah. Itu sama sekali tidak benar. Kami independen satu sama lain," tegasnya. Sementara itu, Presiden Senat Francis Escudero memprediksi persidangan akan berlangsung lama dan kemungkinan tidak selesai hingga Kongres berikutnya dimulai pada Juli. Hal ini disebabkan pemilihan umum paruh waktu pada Mei yang dapat menyebabkan perubahan anggota Senat. "Pengadilan itu kemungkinan akan meluas hingga Kongres ke-20. Itu hampir pasti sekarang," kata Escudero. Hubungan antara Duterte dan Marcos yang sebelumnya erat telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir. Pada November, Duterte membuat pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa ia pernah meminta seseorang untuk melindungi dirinya dari ancaman, meski pernyataannya kemudian dibantah sebagai ancaman pembunuhan terhadap Marcos. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.