Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Sambut Komunitas Kawanua, Farhan: Bandung Terbuka untuk Semua Budaya

Desi Rossilawati
Selasa, 22 Juli 2025 | 20:30 WIB
Bagikan
Sambut Komunitas Kawanua, Farhan: Bandung Terbuka untuk Semua Budaya
VISI.NEWS | BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen Kota Bandung sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi semua etnis. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan komunitas Kawanua, perantau asal Minahasa, di Balai Kota Bandung, Selasa (22/7/2025). "Kami terus berupaya untuk terbuka kepada seluruh komunitas, termasuk komunitas perantau seperti Kawanua. Kami ingin menunjukkan bahwa Bandung adalah kota yang terbuka dan inklusif," kata Farhan. Ia menyatakan, Pemkot Bandung membuka seluas-luasnya pemanfaatan fasilitas publik bagi kegiatan komunitas, termasuk Pendopo yang dapat digunakan untuk acara kebudayaan maupun pertemuan. “Kalau memang ada acara apapun di pendopo, silakan komunitas-komunitas ini mengisi. Ini menunjukkan inklusivitas Kota Bandung,” ujarnya. Farhan juga mendorong kolaborasi komunitas etnis dalam agenda publik, seperti festival kuliner Nusantara, untuk menampilkan keberagaman Bandung kepada masyarakat. “Supaya banyak orang tahu, Kota Bandung itu isinya beragam namun sangat indah dan inklusif,” jelasnya. Bahkan, pada peringatan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung tahun ini, Farhan membuka peluang bagi komunitas budaya berbagai etnis untuk terlibat. Jacoub, perwakilan komunitas Kawanua, menyambut baik keterbukaan tersebut. Ia menilai Bandung sebagai kota yang selalu mengutamakan musyawarah dan kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan. “Penyelesaian konflik di Kota Bandung itu unik, cukup dengan musyawarah dan ngobrol. Itulah kenapa kami ingin agar seluruh komunitas dikumpulkan, supaya bisa saling mengenal dan menguatkan,” kata Jacoub. Ia juga menekankan pentingnya melibatkan seluruh anggota komunitas, termasuk generasi muda, dalam kegiatan kebudayaan. “Kami siap mendukung program-program Pemkot Bandung. Dan kami berharap, kepemimpinan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota bisa terus mendorong Bandung sebagai kota yang inklusif bagi semua etnis yang bermukim di sini,” tutup Jacoub. Dengan semangat keterbukaan ini, Pemkot Bandung menegaskan keberagaman sebagai kekuatan utama kota. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.