Sabar, Pasrah dan Tangguhnya Rakyat Indonesia
Oleh Idat Mustari*
INDONESIA disebut negeri serpihan surga yang terlempar ke bumi. Yang diciptakan Tuhan saat tersenyum. Indonesia merupakan negara dengan 1.001 pesonanya, dari mulai alam, budaya, kuliner, hingga kesenian dan adat istiadat yang beragam. Keelokan yang dimiliki Indonesia membuat sebuah laman panduan perjalanan online asal Inggris, Rough Guides Ltd, mencatatkan nama Indonesia sebagai salah satu negara yang paling cantik di dunia bersama 10 negara lainnya, di antaranya Kanada dan Skotlandia.
Selain kecantikan—kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia. Indonesia pun dihuni oleh rakyat yang terkenal dengan keramahannya. Karena ini pula, Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah di mata dunia. Rakyat Indonesia murah senyum, santun, senang bersilaturahmi dan saling tolong menolong. Bahkan Rakyat Indonesia memiliki tingkat kesabaran, kepasrahan dan ketangguhan yang luar biasa.
Rakyat Indonesia terkenal kesabarannya meskipun berulang kali dibohongi oleh para pemimpinya, tetap saja mempercainya. Rakyat Indonesia selalu terbuka untuk memaafkan orang yang telah membohonginya sekalipun, oleh sebab itu meskipun sudah dibohongi oleh para wakil rakyatnya, tetap akan memilih kembali di pemilu berikutnya.
Rakyat Indonesia sangat sabar, tak pernah rakyat Indonesia melalukan boikot masal dengan tidak membeli harga minyak, gas, tarif listrik yang tinggi sekalipun. Mereka membelinya dengan penuh kesabaran bahkan rela mengantri.
Rakyat Indonesia sangat sabar, meskipun berita para pejabat yang korup tertangkap hingga ditahan sering dilihatnya di media elektronik, pasca koruptor itu keluar dari masa tahanannya, diperbolehkan pula untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif, bahkan boleh jadi satu saat terpilih. Tak pernah terbesit bagi rakyat Indonesia untuk menjatuhkan sanksi sosial pada siapapun pelaku korupsi, sebab rakyat Indonesia sangat penyabar dan pemaaf.
Rakyat Indonesia sangat sabar,meskipun miskin, tak punya pekerjaan, mencari untuk makan susah, tak pernah mempermasalahkan para wakilnya (Anggota Dewan) punya mobil mewah, rumah megah, bahkan bangga karena hidup dalam kemewahan telah ada yang mewakilinya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!