Rumah Sri Mulyani Dijarah, Aksi Massa Jakarta Memuncak
Sebagai bentuk tuntutan keadilan, massa kemudian menggeruduk Markas Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat. Aksi tersebut berlangsung hingga dini hari, dengan massa melempar batu dan petasan ke arah barikade aparat. Pangdam Jaya sempat turun langsung ke lokasi untuk menenangkan massa, namun kericuhan tetap berlangsung.
Hingga Minggu pagi, situasi di Jakarta masih belum kondusif. Demonstrasi yang awalnya menuntut pembatalan kenaikan gaji DPR kini berubah menjadi simbol kemarahan rakyat terhadap elite politik. Rumah pejabat yang dijarah menjadi bukti nyata bahwa jurang kepercayaan antara rakyat dan penguasa semakin melebar.
Aksi ini bukan lagi sekadar demonstrasi, melainkan peringatan keras dari masyarakat yang merasa tak lagi didengar. Pemerintah dan aparat keamanan kini dihadapkan pada tantangan besar untuk meredam eskalasi dan mengembalikan kepercayaan publik yang telah terkoyak.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!