Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026

Riyono Caping: BBM Semi Subsidi Untuk Kapal di Bawah 100 GT

Desi Rossilawati
Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB
Bagikan
Riyono Caping: BBM Semi Subsidi Untuk Kapal di Bawah 100 GT

Ketua DPP PKS Bidang Petani Peternak Nelayan, Riyono Caping./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAKARTA - Krisis energi masuk ke wilayah pesisir khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan. Harga BBM non subsidi yang di darat sudah naik merambah ke BBM non subsidi bagi pelaku usaha perikanan. Untuk BBM subsidi bagi nelayan kecil di bawah 5 GT dipastikan tidak akan naik, perlu di jaga dan di hitung betul agar kebutuhan nelayan kecil tetap aman.

“Krisis energi akan membawa dampak kepada pelaku usaha perikanan tangkap, PKS meminta agar BBM nelayan kecil di bawah 5 GT tersedia dan harga tetap” papar Ketua DPP PKS Bidang Petani Peternak Nelayan, Riyono Caping.

Saat ini jumlah nelayan kecil di bawah 5 GT kurang lebih ada 200.000, kapal di atas 30 GT sejumlah 5000 kapal. Hampir 90% kapal tangkap adalah nelayan kecil one day fishing dengan hasil tangkapan yang digunakan untuk hidup sehari-hari.

“Nelayan kecil insyallah BBM subsidi harganya tidak akan naik, tetap 6800/liter. Nelayan mendapatkan subsidi 1000 rupiah/liter. Non subsidi di harga 12.000 - 13.000 per liter. Tapi saat ini harga di level pelaku usaha perikanan kapal tangkap di atas 30 GT sudah mencapai 25.000-28.500/liter. Ini harga cukup memberatkan bagi pelaku usaha” tambah Riyono Caping.

Kondisi diatas membuat usaha perikanan tangkap cukup berdampak, biaya 60% dari BBM akan membengkak besar. pemerintah perlu segera ambil langkah sebelum dampaknya meluas.

“PKS mengusulkan untuk pelaku usaha perikanan di bawah 100 GT bisa mendapat harga semi subsidi sistem kuota untuk menghindari penyalahgunaan” tambah Riyono. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.