Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Ribuan Santri Bersatu dalam Istighosah “Doa Santri untuk Negeri” Sambut Hari Santri Nasional 2025

ED
Minggu, 21 Desember 2025 | 09:53 WIB
Bagikan
Ribuan Santri Bersatu dalam Istighosah “Doa Santri untuk Negeri” Sambut Hari Santri Nasional 2025

VISI.NEWS | JAKARTA - Untuk menyambut Hari Santri Nasional 2025, Kementerian Agama menggelar acara istighosah dengan tema “Doa Santri untuk Negeri” di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Selasa malam (21/10/2025). Ribuan santri dari berbagai pesantren di seluruh Indonesia hadir secara langsung maupun daring, bersatu dalam doa untuk keselamatan, kemajuan, dan keberkahan bangsa Indonesia.

Tema "Doa Santri untuk Negeri" ini menyampaikan pesan mendalam bahwa santri tidak hanya berperan sebagai penuntut ilmu, tetapi juga sebagai penjaga spiritual dan moral bangsa. Dalam acara tersebut, santri diingatkan untuk selalu memanjatkan doa bagi persatuan, keselamatan, dan kemajuan Indonesia, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kekuatan doa santri bukan sekadar ritual, tetapi juga bentuk kepasrahan dan tanggung jawab spiritual terhadap masa depan bangsa. Ia menegaskan bahwa doa yang dipanjatkan bersama di seluruh pesantren Indonesia pada malam itu merupakan simbol persatuan dan keikhlasan umat.

“Doa santri adalah cahaya yang menuntun negeri ini. Ketika santri berdoa, mereka sejatinya sedang ikut menjaga Indonesia agar tetap damai dan bermartabat,” kata Miftachul Akhyar, mengungkapkan betapa besar peran santri dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan bangsa.

Miftachul Akhyar juga mengajak seluruh santri untuk bersyukur atas berkah ilmu dan keimanan yang telah menjadikan mereka sebagai penjaga moral bangsa. Ia menekankan bahwa peran santri lebih dari sekadar menuntut ilmu agama, tetapi juga menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan yang diwariskan oleh para ulama.

“Kita patut bersyukur menjadi bagian dari umat yang memiliki tradisi pesantren. Dari pesantrenlah lahir generasi yang menjaga kesantunan, keikhlasan, dan akhlakul karimah bangsa ini,” ujar Rais Aam, menegaskan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter bangsa.

Acara istighosah yang penuh makna ini juga dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama, kiai, dan tokoh-tokoh agama Islam nasional. Kegiatan ini juga diikuti oleh ratusan pesantren dari 38 provinsi yang mengikuti acara secara daring.

Dalam kesempatan tersebut, Miftachul Akhyar menegaskan bahwa kesantrian bukanlah sekadar status administratif, melainkan identitas spiritual yang melekat sepanjang hayat. Ia menegaskan bahwa "Sekali santri, tetap santri", mengingat bahwa santri sejati tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada akhlak dan pengabdian sepanjang hidup.

“Sekali santri, tetap santri. Kesantrian bukan soal tempat mondok atau seragam, tetapi soal akhlak dan pengabdian. Santri sejati terus belajar dan berkhidmah kepada Allah sepanjang hidupnya,” tegas Miftachul Akhyar, yang ingin menegaskan bahwa peran santri adalah sebuah perjalanan hidup yang tak terbatas pada waktu atau tempat.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam pidatonya menyampaikan pesan harapan bagi masa depan pesantren dan santri di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pusat lahirnya peradaban, nilai, dan moral bangsa Indonesia.

“Semoga Allah memberkahi kita semua, menjadikan para santri cahaya bangsa, dan pesantren sebagai sumber peradaban Indonesia,” doa Nasaruddin Umar, berharap agar santri dapat terus menerangi jalan bangsa dan memajukan peradaban Indonesia melalui ilmu dan nilai-nilai yang mereka pegang teguh.

Puncak acara istighosah malam itu ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh para kiai dari berbagai pesantren, baik yang hadir langsung di Masjid Istiqlal maupun yang bergabung secara daring dari seluruh provinsi di Indonesia. Doa ini diamini oleh ribuan santri yang hadir secara langsung dan melalui daring, sebagai tanda persatuan dan kekuatan doa seluruh umat untuk masa depan Indonesia.

Acara Istighosah Hari Santri 2025 dengan tema “Doa Santri untuk Negeri” ini menjadi momentum spiritual dan kebangsaan yang meneguhkan peran santri sebagai pilar moral bangsa, penjaga keutuhan negara, dan penopang masa depan Indonesia yang lebih baik.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.