Retaknya Dukungan Internal Partai, Penembakan di Minneapolis Guncang Kebijakan Imigrasi Trump

ED
Senin, 26 Januari 2026 | 07:05 WIB
Bagikan
Retaknya Dukungan Internal Partai, Penembakan di Minneapolis Guncang Kebijakan Imigrasi Trump

Tekanan juga muncul dari Partai Demokrat. Senator Michigan, Elissa Slotkin, bahkan mengancam akan menghambat pengesahan anggaran pemerintah jika masih memuat pendanaan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS).

“ICE dan pihak di bawah komandonya tidak bertindak sebagai lembaga penegak hukum yang bertanggung jawab. Mereka secara ceroboh memicu kekerasan atas kehendak Presiden,” ujar Slotkin.

Kematian Pretti memicu gelombang protes di berbagai kota besar Amerika Serikat, meski cuaca ekstrem akibat Badai Musim Dingin Fern melanda. Ribuan orang turun ke jalan di New York, Washington DC, Los Angeles, dan San Francisco, menuntut evaluasi total terhadap kebijakan imigrasi.

Dari sisi dunia usaha, lebih dari 60 CEO perusahaan besar berbasis di Minnesota, termasuk 3M, Target, dan Best Buy, mendesak pemerintah untuk menurunkan eskalasi ketegangan.

“Dengan kabar tragis ini, kami menyerukan de-eskalasi segera dan kerja sama antara pejabat negara bagian, lokal, dan federal untuk mencari solusi nyata,” tulis para CEO tersebut dalam pernyataan bersama.

Namun, pemerintahan Trump tetap bersikeras membela tindakan aparat. Kepala Patroli Perbatasan, Greg Bovino, menyatakan bahwa anggotanya justru menjadi korban.

“Korban sebenarnya adalah agen Patroli Perbatasan. Petugas kami mencegah terjadinya pembantaian,” kata Bovino.

Presiden Trump sendiri merespons kritik dengan unggahan media sosial yang menyalahkan pemerintah daerah yang dipimpin Partai Demokrat.
“Kota dan negara bagian suaka yang dikelola Demokrat menolak bekerja sama dengan ICE dan justru mendorong penghalangan ilegal,” tulis Trump.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.