Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Respons Krisis Kelaparan, Israel Izinkan Bantuan Masuk ke Tiga Wilayah Gaza

Desi Rossilawati
Minggu, 27 Juli 2025 | 22:12 WIB
Bagikan
Respons Krisis Kelaparan, Israel Izinkan Bantuan Masuk ke Tiga Wilayah Gaza
VISI.NEWS | GAZA - Israel mengumumkan jeda taktis harian di tiga wilayah Gaza guna memperlancar distribusi bantuan kemanusiaan, di tengah meningkatnya krisis kelaparan. Dalam pernyataannya, militer Israel menyebut langkah ini sebagai upaya membuka akses darat yang aman bagi konvoi bantuan dari PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya. Langkah ini akan berlaku setiap hari dari pukul 10.00 pagi hingga 20.00 malam, mencakup wilayah Al-Mawasi, Deir el-Balah, dan Kota Gaza, tempat yang saat ini tidak menjadi fokus operasi militer. Selain membuka jalur darat, Israel juga mulai mengirimkan bantuan makanan lewat udara. Meski begitu, banyak pihak menilai langkah ini belum cukup. Bushra Khalidi, pejabat kebijakan regional dari Oxfam, menyambut baik keputusan tersebut namun memperingatkan bahwa tindakan sementara tak akan menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza. "Kelaparan tidak akan teratasi hanya dengan beberapa truk atau bantuan udara. Yang dibutuhkan adalah respons kemanusiaan yang nyata: gencatan senjata, akses penuh, semua penyeberangan dibuka, dan aliran bantuan yang stabil dan berskala besar ke Gaza,” kata Khalidi kepada AFP. Di lapangan, penderitaan warga Gaza masih sangat terasa. Suad Ishtaywi, ibu berusia 30 tahun dari Kota Gaza, berharap bantuan bisa segera mencapai tenda pengungsian keluarganya. Ia hanya menginginkan roti untuk anak-anaknya. "Harapan hidup saya adalah makan sepotong roti dan dapat menyediakan roti untuk anak-anak saya," ujarnya. Warga lain, Mohammed al-Daduh, menyatakan bahwa kelaparan terus menghantui mereka setiap hari, sementara bantuan yang dijanjikan masih belum pasti bisa masuk. Sementara itu, truk bantuan dari Mesir sudah mulai menyeberang melalui perbatasan Rafah. Namun, warga masih khawatir apakah Israel benar-benar akan mengizinkan semua bantuan masuk dan tersebar dengan lancar. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.