Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Respons Dispar Sukabumi Terkait Rencana Kereta Wisata Jaka Lalana

Desi Rossilawati
Kamis, 4 Desember 2025 | 00:21 WIB
Bagikan
Respons Dispar Sukabumi Terkait Rencana Kereta Wisata Jaka Lalana

VISI.NEWS | SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut positif rencana pengoperasian Kereta Wisata Jaka Lalana yang memiliki rute Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur. Rencananya, kereta tersebut akan dirilis secara resmi pada pertengahan Desember 2025 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyebut kehadiran kereta wisata ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurut Ali, kehadiran Kereta Wisata Jaka Lalana akan memberikan pengalaman berbeda bagi para wisatawan.

"Hari ini kita mendapatkan tambahan energi untuk menarik wisatawan datang ke Sukabumi sekaligus juga menjadi diversifikasi orang berkunjung," ujar Ali.

Kereta wisata Jaka Lalana nantinya akan berhenti di sejumlah stasiun di wilayah Sukabumi, diantaranya Stasiun Cisaat, Parungkuda, Cicurug, dan Cibadak. Pemkab Sukabumi berencana memaksimalkan setiap titik transit itu agar wisatawan dapat langsung terhubung dengan destinasi yang telah disiapkan.

Ali menjelaskan, wilayah utara Sukabumi memiliki banyak potensi wisata, beberapa di antaranya adalah kawasan wisata Cidahu, Parakansalak, dan Kabandungan yang berada di wilayah kaki Gunung Halimun Salak. Selain itu terdapat pula destinasi lain seperti Lembah Purba di kawasan Situ Gunung, hingga Selabintana.

Ia menambahkan, berbagai destinasi tersebut terus dikemas dan dikembangkan agar memiliki daya tarik lebih kuat bagi wisatawan.

“Kemudian juga kita kemas sedemikian rupa agar itu menjadi daya tarik mereka mau datang,” ujarnya.

Pemkab Sukabumi berharap kehadiran Kereta Wisata Jaka Lalana dapat memperluas pilihan wisata, meningkatkan ekonomi lokal, serta mendorong pergerakan wisatawan ke berbagai titik unggulan di daerah tersebut. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.