IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Resesi dan Rekrutmen : Tips KUPU bagi Pengusaha dalam Menghadapi Kelesuan Ekonomi

ED
Selasa, 25 Oktober 2022 | 17:28 WIB
Bagikan
Resesi dan Rekrutmen : Tips KUPU bagi Pengusaha dalam Menghadapi Kelesuan Ekonomi
  • KUPU berbagi tips rekrutmen saat resesi dan melihat peluang kerja fleksibel sebagai salah satu solusi.

VISI.NEWS | JAKARTA - KUPU (www.kupu.id), platform digital berbasis AI yang mempertemukan para pencari kerja dengan pemberi kerja melalui profil berbasis keterampilan yang dinamis, membagikan pandangannya untuk membantu pemberi kerja menghadapi ancaman resesi. KUPU melihat tingginya permintaan dan kebutuhan akan pekerja fleksibel sebagai potensi bagi pemberi kerja.

Screening Kandidat di Awal Mempermudah Proses Rekrutmen Screening Kandidat di Awal Mempermudah Proses Rekrutmen

Menghadapi masa resesi, KUPU ingin membantu proses rekrutmen menjadi lebih efektif. "Perekonomian Indonesia mulai bangkit dari pandemi, tetapi ketegangan (ekonomi) sedang terjadi secara perlahan di dunia, dan Indonesia tidak terbebas dari masalah ini," ujar Andry The, Chief Information Officer.

Peluang Kerja Fleksibel

Saat keadaan ekonomi suram, langkah pertama yang diambil pemberi kerja terutama perusahaan kecil dan menengah adalah mengurangi jumlah karyawan. Pascapandemi, saat situasi perekonomian di berbagai negara mulai pulih dan bangkit, pengurangan karyawan dapat menjadi masalah. Namun, HRD bisa mengubah situasi ini menjadi menguntungkan jika mereka telah melakukan persiapan. "Aplikasi kami bebas biaya dan dilengkapi fitur yang memastikan perusahaan tetap memiliki tenaga kerja untuk melewati resesi yang akan datang," tambah Andry.

KUPU mendorong konsep kerja fleksibel dan membuka kesempatan baru bagi pencari kerja mendapatkan pekerjaan berjangka panjang, pendek, paruh waktu, berbasis proyek, dan jarak jauh. Zarkasih Ramadan, Manajer HR PT Sinergi Integra Services dan pengguna setia KUPU mengatakan, "Dalam kurun waktu 3 hari menggunakan aplikasi KUPU, saya bisa menemukan lebih dari 100 kandidat pekerja."

Membantu Pengusaha Indonesia Tangguh Menghadapi Resesi

Berikut beberapa saran KUPU bagi pemberi kerja dalam menghadapi resesi.

  • Pandang resesi sebagai kesempatan berkembang

Pada kondisi yang tidak menentu ini, hal penting yang harus dilakukan pemberi kerja adalah membuat rencana sebagai panduan menjalankan bisnis. Pertimbangkan tujuan dan prioritas bisnis, serta petakan jabatan strategis dan area bisnis penting yang mungkin perlu bantuan tambahan saat resesi datang. Ambil tindakan proaktif ketimbang reaktif. Hal ini akan menempatkan Anda satu langkah di depan persaingan.

  • Hindari menghentikan perekrutan

Reaksi awal terhadap ketidakpastian ekonomi adalah menghentikan perekrutan. Keputusan ini memang secara langsung berimbas pada penghematan biaya karena perusahaan berfokus pada karyawan yang ada. Namun, penghematan biaya hanya akan berlangsung dalam jangka pendek. Menghentikan perekrutan justru berpotensi menghambat perkembangan bisnis.

Perusahaan yang cenderung menghentikan perekrutan berisiko kehilangan pendapatan. Hal ini karena karyawan yang ada rentan mengalami kelelahan sehingga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan serta produk.

  • Prioritaskan kerja fleksibel

Agar bisnis berlanjut, penting untuk memprioritaskan posisi strategis di perusahaan yang akan berdampak besar pada pendapatan perusahaan. Pertimbangkan untuk memberi tugas yang lebih banyak kepada karyawan serta memberikan insentif pada fungsi yang kurang penting. Sementara waktu, Anda juga bisa menggunakan pekerja lepas atau kontraktor independen untuk menjalankan beberapa posisi.

Para pencari kerja yang ingin meningkatkan keterampilan atau mempersiapkan diri menghadapi peluang baru, dapat mengunduh aplikasi KUPU dari Apple Store atau Google Play Store.@alfa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.