REFLEKSI | Wanita Unggul
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
IBU SITI HAWA adalah manusia kedua yang diciptakan Allah dari tulang rusuk Nabi Adam. Dan keduanya hidup di surga dengan bahagia, saling mengisi dan berkasih sayang.
Adam merasa nyaman dengan kehadiran Hawa, begitupun Hawa merasa aman dengan keberadaan Adam yang ada didekatnya.
Hingga godaan besar akhirnya menjerumuskan mereka, Iblis sang durjana, sudah menipu mentah-mentah kedua manusia awal ini, sehingga Allah murka dan menurunkan kedua manusia pertama ini ke dunia.
Lantas apa yang terjadi ? Adam dan Hawa dipisahkan, keduanya diturunkan ke bumi dengan terpisah tempat.
Lantas apa yang dilakukan ? Seperti banyak dikisahkan, mereka berdua saling mencari, keduanya merasa kehilangan tautan hatinya, dalam tekad dan hati keduanya, mereka harus bisa menemukan cinta mereka yang terpisahkan tersebut.
Cinta tumbuh dalam diri mereka, cinta awal yang telah bersemi di Surga, dan di Bumi, cinta mereka harus dipertemukan kembali.
Adam semangat mencari Hawa, begitupun Siti Hawa sangat bersemangat mencari Adam, keduanya saling mencari cintanya, keduanya mengharapkan cintanya bisa kembali.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!