REFLEKSI | Tahun Baru 2023
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
ADA semangat menuju tahun baru yang sebentar lagi kita jelang. Ada harapan indah kita di awal tahun yang akan kita gapai.
Yang pastinya...semua spirit itu, diawali dari terbentuknya rasa bahagia, sukacita, dan kesadaran, untuk bersama-sama memulainya dari awal, di garis start, bak sprinter, siap melesat.
Tahun baru, proses kehidupan baru. Tahun baru, proses mengeliat lebih giat.
Persis seperti halnya, saat Adam harus turun ke bumi bersama ibunda kita, Siti Hawa.
Mau tak mau, Tuhan sudah memberi titah pada Adam...untuk meninggalkan surga menjadi penghuni bumi.
Adakah Adam ragu ? Sungguh Adam tak ragu sedikitpun, apalagi ia harus terlihat cemas!! ia Adam, tak banyak tanya, tidak menolak, tak ada protes, atau unjuk rasa, seperti 7 juta manusia, yang dikabarkan memenuhi Tugu Nasional kita, Monas beberapa tahun ke belakang.
Adam sangat siap mengawali hidupnya di bumi, yang jauh beda ketika ia di surga. Dan awal turunnya Adam ke bumi, itulah awal perjalanan baru, hidup baru, tahun baru, surga harus ditinggalkan, ke bumi Adam harus menghuni.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!