REFLEKSI | Pertiwi telah Banyak Memberi, Kita Balas dengan Apa ?
semisal hak minoritas membuat tempat ibadahnya, dalam menjalankan sila pertama, masih terganjal masyarakat mayoritas yang merasa menjadi penentu, menghalang-halangi, berlaku layaknya Tuhan yang memiliki otoritas. Ke depan setelah 77 usia kemerdekaan kita, aparat wajib menindak perilaku oknum masyarakat seperti ini.
Kita jaga persatuan Indonesia, jangan sampai lengah dalam menjaga Pertiwi sehingga kita bisa dipecah belah lagi, cukup sekali setelah masa revolusi, kita dipecahkan persatuannya di pilpres kemarin...selanjutnya kita bangun persatuan, dengan seluruh semangat dan kesadaran kita dalam membangun persatuan itu.
Semangat, "Rawe-rawe rantas malang-malang putung," harus digelorakan, segala sesuatu yang merintangi maksud dan tujuan Pertiwi membangun masyarakat Madani, siapapun yang menghalanginya harus kita disingkirkan.
Kita jaga dan aping kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, untuk menjadi nyata di usia ke 77 tahun keberadaan Indonesia ini. Sudah tak ada artinya slogan itu jika hanya basa basi seperti masa lalu !
Rakyat sudah terlanjur puluhan tahun di pertunjukan banyak pemimpin yang tak amanah, yang akhirnya tertangkap karena ia korupsi, menyalah gunakan amanah.
Partai harus malu dan minta maaf jika itu terulang lagi. Jika masih berlangsung, masih berani pemimpin yang dimajukan partai berbuat tak bijaksana, mengedepankan golongannya, dan terjerumus penyalahgunaan wewenang, harus ada satu sistem, yang membuat partai itu mendapat kartu kuning, bahkan kartu merah, tak bisa mengajukan calon pemimpin di satu wilayah dalam 1 atau 2 kali masa Pilkada.
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, inilah tujuan para pendiri bangsa kita, founding fathers kita !
Usia 77 tahun bangsa kita saat ini, sudah waktunya rakyat merasakan hal yang mereka damba selama puluhan tahun yang tak dirasakan penuh !
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!