IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Pahlawan itu Kita

ED
Kamis, 10 November 2022 | 07:33 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Pahlawan itu Kita

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

HARI ini, tanggal 10 November, kita memperingati Hari Pahlawan. Pahlawan adalah mereka-mereka yang berjasa, yang telah memperjuangkan, mendarmabaktikan, dan mengorbankan hidupnya, demi masa depan seluruh rakyat negeri ini, agar tak terjajah oleh bangsa asing yang ingin menganeksasi tanah air kita, kebebasan kita, dan ingin menguasainya.

Kita wajib bersyukur, atas apa yang para pejuang, pahlawan telah buktikan, dengan pengorbanannya, sebagai bentuk rasa kecintaan tak terperi pada tanah airnya, saat negeri ini dijajah.

Penjajahan atas negeri ini, telah mengubah banyak jiwa dari berbagai keyakinan, dan agama yang berbeda untuk bersatu, membuktikan cintanya pada tanah air kita, dan bersama-sama turut angkat senjata, memperjuangkan kemerdekaan negeri ini, tanpa mereka berpikir akan dirinya sendiri.

Bagi mereka para pahlawan, hidup berkalang tanah, akan lebih mulia dari pada tunduk dan harus terjajah oleh manusia yang tak menyimpan hati, dan menganggap rendah pada manusia lainnya.

Kita akan tahu perihnya hidup tertindas, perihnya penghinaan, perihnya dilecehkan, dan tidak dianggap sebagai manusia yang setara, ketika dalam diri kita mengatakan bahwa kita sama, merasa sejajar, namun dalam pandangan mereka para penjajah, kita itu tidak selevel, tidak sekelas, dan sebanding.

Itulah penghinaan yang sesungguhnya dari manusia yang merasa dirinya superior, sehingga penjajahan terjadi atas sikap pandangan dirinya lebih hebat, lebih kuat, lebih berkelas, lebih mulia, dan terhormat atas yang lainnya.

Pahlawan adalah manusia terbaik, manusia-manusia pilihan, dan manusia yang memiliki keutamaan, hingga pada jiwa mereka tertanam semangat luar biasa yang munculnya dari kesadaran sejati, bahwa manusia pada dasarnya dilahirkan untuk hidup mulia, dan hidup bahagia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.