REFLEKSI | Mental Psikis yang Terjaga
Mental para pelakon penjelajah jalan menuju Allah, adalah dengan memperbanyak sabar, syukur, dan terus berikhtiar menambah ilmu, dengan dekat pada majelis ilmu, serta berkumpul bersama orang-orang soleh.
Kedalaman psikis kita, harus terus tertempa oleh warna-warni pengalaman kehidupan yang juga kita harus sadari, bahwa itu semuanya berproses, dan kita seperti halnya balita, akan terus berkembang seiring perjalanan waktu, menjadi manusia dewasa yang cakap dalam semua hal, dan mampu kita lakukan, dan kecakapan banyak hal, serta pemahaman yang menyertainya, akan mampu kita genggam.
Manusia maju, adalah manusia yang tahu dimana ia harus berada. Kita jangan salah kolam, jangan salah tempat untuk berkiprah.
Tinggalkan hal yang tak akan membuat diri kita maju. Jauhi tempat yang hanya membuat diri kita stagnan, statis, dan tak bisa berkembang.
Beradalah bersama orang-orang hebat dimana kita berada. Mendekat dan merapatlah dengan kumpulan individu, yang memiliki pemikiran dan kiprah yang hebat. Masuki organisasi massa, yang sesuai menurut hati nurani dan kecenderungan hati kecil kita. Berproseslah. Bersama-samalah dengan mereka.
Buat mental kita berproses, masuklah dalam kelompok yang satu kesepahaman dengan diri kita. Kitalah yang tahu dimana diri kita akan maju. Lihatlah Nabi kita Muhammad SAW, ia pun tak bisa sendiri, ia butuh kelompok, ia butuh sahabat, ia butuh bersama-sama dengan umatnya untuk melakukan kiprah hebat secara bersama-sama.
Tidakkah kita melihat contoh Nabi ? Mentalnya terus ditempa, dan begitu pun kita. Psikisnya terus dicoba, dan begitu pun kita.
Kita adalah prototype para Nabi dan orang-orang hebat. Jika merekapun (Nabi), meneladani para pendahulunya, leluhurnya, nenek moyangnya (Ibrahim, sampai pada Adam), untuk dijadikan teladan, refrensi keunggulan, dan capaian keberhasilan...Maka sudah seharusnya kita pun seperti itu, memiliki standar tinggi yang kita jadikan contoh, rujukan untuk kita ikuti, dan teladani.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!