REFLEKSI | Kelahiran Kita
Manusia merupakan makhluk paling berbahagia, karena ia memiliki memori yang dicatatkan orang tuanya atas kelahiran dirinya. Manusia zaman dahulu mencatatkan kelahirannya dengan mengingat suatu kejadian dari peristiwa alam yang besar, hingga ia tak tahu pasti tanggal, dan hari lahirnya.
Sehingga wajar peristiwa besar menjadi standar dalam membantu mengingat kelahiran itu, seperti halnya kelahiran Nabi kita Muhammad SAW, yang dikenal dengan pendekatan peristiwa besar penyerangan raja Abrahah ke Mekkah yang disebut tahun Gajah itu. Demikianlah dahulu setiap kelahiran diposisiskan dengan pendekatan peristiwa alam, atau peristiwa luar biasa lainnya.
Maka bersyukurlah kita yang sudah tercatatkan tanggal lahir, dan hari lahir kita, sampai tercatatkan itu semua pada akta lahir yang disahkan pemerintahan.
Kelahiran merupakan suatu peristiwa besar, yang tidak bisa dianggap biasa, dan tak berdampak ! Hanya manusia berpikiran picik lah yang menganggap kelahiran kita tak harus diperingati, dan kita syukuri.
Kelahiran kita Itu merupakan rangkaian peristiwa ajaib, peristiwa besar, peristiwa luar biasa, mujizat Adam dan Hawa, yang diteruskan pada anak cucunya, sehingga Allah menjaga kita, dan memproseskan kita, dari awal setetes "nutfah" yang hina, hingga menjadi jabang bayi yang mulia.
Ambil kebaikan dari memperingati hari lahir kita ! Lakukan hal-hal bermanfaat untuk memperingati kelahiran kita. Jadikan momentum bertambahnya usia, sebagai momentun membangun kebaikan kita kedepannya. Jadikan peristiwa hari lahir kita sebagai peristiwa besar dari anugrah Tuhan, yang memberi kesempatan pada kita untuk bisa berkiprah baik di dalam dunia ini.
Kelahiran setiap anak manusia, adalah proses berketurunannya anak cucu Adam untuk bisa memberi kebermanfaatan dirinya pada dunia, dan untuk itu, maka syukurilah dan rayakan hari kelahiran kita dengan bahagia dan penuh suka cita, dengan bersyukur dan tentunya mensyukuri nikmatNya yang telah kita rasakan selama ini.
Alhamdulillah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!