REFLEKSI | Dakwah Bangsa Jin
Oleh Bambang Melga suprayogi M.Sn.
QUR'AN, surat Az Zariyat ayat 56 Artinya: "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,"
Para ahli tafsir berpendapat mengenai maksud dan tujuan Allah menciptakan jin dan manusia, mengutip pendapat Ibnu Jarir dalam tafsir Ibnu Katsir, penciptaan keduanya bukan karena Allah yang membutuhkan. Namun, semata-semata agar kedua makhluk tersebut mengakui kehambaan mereka kepada-Nya.
Di kalangan ahli tafsir lainnya, menurut Ibnu Juraij, makna yang dimaksud dalam ayat Al Quran di atas adalah, tujuan penciptaan jin dan manusia tersebut dimaksudkan agar kedua makhluk Allah dapat mengenal-Nya.
"Agar mereka mengakui kehambaan mereka kepadaKu, baik dengan sukarela maupun terpaksa." Demikianlah menurut apa yang ditafsirkan oleh Ibnu Jarir.
Baik jin dan maupun manusia keduanya diberi kewajiban untuk beribadah, menghambakan diri, dan mengakui keberadaan Tuhan, sebagai Dzat yang membuat mereka ada, terciptakan. Jika kita menerima risalah dari nabi kita Muhammad, dalam mendapatkan kewajiban menjalankan ibadah untuk menyembahNya, lalu dari mana para jin mendapatkan risalah atau perintah beribadah yang sama, seperti manusia ?
Dalam riwayat sahih dijelaskan bahwa golongan jin telah mendengarkan Nabi Muhammad SAW pada saat sedang salat dengan para sahabatnya dan membaca Alquran dengan lantunan suara yang mendorong para jin bergerak menuju ke haribaanNya.
Setelah mereka mendengarkannya dengan sungguh-sungguh dan memahami hakikat Kalamullah (Alquran), mereka segera bertolak dan bergerak menuju kaumnya untuk memberi kabar gembira dan mengajarkan apa-apa yang telah mereka pahami dan dengarkan dari Rasulullah SAW.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!