REFLEKSI | 77 Tahun Kemerdekaan RI, Adalah Panggilan Ibu Pertiwi Kepada Kita
Yaa, untuk dimanfaatkan, digunakan sebagai bempernya pada waktunya nanti di 2024, khusus untuk digunakan dalam konstalasi politik nasional nanti, yang hubungan ke arah sana, antara partai politik tersebut dengan ormas terlarang ini, sudah mulai dibangun dari sekarang, dengan sangat masif, berani secara terang-terangan, mencolok mata, para petinggi elit politik tersebut sowan, datang tampa risih menemui pentolan-pentolan ormas terlarang ini.
Ini adalah indikasi kuat, sinyal bagi kita masyarakat Indonesia, akan menghadapi tantangan besar kembali, di tahun 2024 saat pemilihan Presiden nanti, kita sudah bisa mencium bau busuknya, yang bau itu pastinya, akan di bawa oleh elit-elit politik yang harus kita waspadai ini.
Siapa mereka ?
Partai apapun yang menjalin upaya pendekatan dengan dua ormas terlarang ini, masyarakat harus benar-benar waspada, mulai tahu pergerakannya, dan mulai teredukasi, untuk tidak memilih partai yang salah kaprah memanfaatkan dua ormas tersebut untuk dibenturkan nantinya dengan rakyat kita.
Saat ini negara terus bekerja membangun wibawa, dan capaian pembangunan yang sangat tertinggal dari negara lainnya, karena puluhan tahun di sandera oleh subsidi-subsidi di berbagai sektor untuk meninabobokan masyarakat kita, yang membuat kita terlena, dan tak siap masuk dalam persiapan menuju masyarakat global, kemajuan dunia.
Dan salahnya, itu dilakukan pemerintah sebelumnya, yang tak berani mengambil resiko, dan masih mencari popularitas nama besar partainya, sehingga pada saat pemerintah sekarang ini menggenjot pembangunan, partai yang mencari popularitas ini, masih menjadi benalu, dalam menyurutkan semangat Negara membangun negeri ini.
Nyatanya, antara partai yang menjadi penalu, dan masyarakat yang manja, menjadi beban bangsa ini.
Ketika kita hendak membangun hal lain, dan mengalihkan sektor subsidi ke pencapaian pembenahan infrastruktur, masyarakat kita belum siap, masih mementingkan egonya, di banding membangun semangat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!