Rawat Harmoni, Pendopo Kota Bandung Jadi Rumah Iman Bersama
Momentum akhir tahun dan perayaan Natal, lanjut Pastor Aloysius, menjadi waktu yang tepat untuk memperdalam makna kebersamaan. Tema Natal tahun ini, *Allah hadir menyelamatkan keluarganya*, dinilai relevan dengan upaya memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan keyakinannya bahwa agama dan praktik ibadah memegang peran penting dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban. Menurutnya, kehidupan beragama menjadi fondasi moral dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami berkeyakinan bahwa agama dan praktik ibadahnya menjadi penuntun kita sebagai manusia beradab dan beriman, agar terhindar dari pelanggaran hukum, pelanggaran peradaban, adat, maupun nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Farhan.
Di sisi lain, Panitia Kegiatan Kyai Mako menyampaikan bahwa doa lintas iman ini juga menjadi refleksi atas berbagai ujian yang dihadapi sepanjang tahun, termasuk bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia. Ia mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan kasih sayang dan empati terhadap sesama.
“Kami berdoa semoga saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana alam diberikan pertolongan dan kebaikan oleh Sang Pencipta. Semoga kesejukan dan kenyamanan yang kita rasakan hari ini semakin mempererat kasih sayang di antara kita semua,” tuturnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!