Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo, Resmi Mundur dari DPR RI
Dalam kancah kontestasi politik, Sara pun kembali maju sebagai anggota DPR di Pileg 2024 hingga akhirnya terpilih, saat itu ia juga aktif dalam TKN Prabowo-Gibran, menjabat sebagai Wakil Komandan TKN Fanta. Dalam internal partai, Sara menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Selain itu, ia juga aktif di organisasi sayap Gerindra, yakni Tunas Indonesia Raya (Tidar), Sara menjabat sebagai ketua umum. Selain di kancah politik, Sara juga terkenal sebagai aktivis yang menentang praktek perdagangan orang. Sara merupakan inisiator sekaligus Ketua Umum JarNas Anti TPPO. Pada awal menjabat sebagai anggota DPR, sekitar Oktober 2024 lalu, Sara sempat menjadi sorotan karena mengawal kasus polemik pemecatan Ipda Rudy Soik usai membongkar mafia BBM di NTT. Saat itu Sara hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPR membahas isu tersebut. Dalam rapat itu, Sara hadir mewakili organisasinya membela Ipda Rudy Soik yang tengah menempuh jalur hukum usai dipecat sebagai anggota Polri. Saat itu, Ipda Rudy Soik dipecat dari kepolisian beberapa saat setelah menyelidiki kasus mafia BBM subsidi jenis solar di NTT. Ia diberhentikan tidak hormat atau PTDH. Pada kesempatan itu, Sara menegaskan kehadirannya ingin membela Rudy yang dinilai telah mengalami tindakan sewenang-wenang. Dia mengaku mengenal Rudy sejak bertahun-tahun lalu sebagai aktivis anti TPPO. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!