IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Qatar, Sebelum Jadi Tim Kuat Sepakbola Sempat Dipandang Sebelah Mata

ED
Minggu, 20 November 2022 | 17:53 WIB
Bagikan
Qatar, Sebelum Jadi Tim Kuat Sepakbola Sempat Dipandang Sebelah Mata

Hal itu bisa terjadi karena inovoasi dan kerja keras Federasi Sepak Bola Qatar (QFA) yang melakukan berbagai terobosan dari merekrut pelatih kelas dunia dan membangun Aspire Academy.

Aspire Academy dirancang Qatar untuk menelurkan talenta-talenta sepak bola berbakat salah satunya demi mengakali aturan naturalisasi FIFA.

Qatar membuka beasiswa lewat Aspire Academy untuk para imigran dari seluruh dunia sejak usia mereka masih 4-5 tahun. Selain diberikan fasilitas terbaik di dunia, anak-anak bertalenta ini diharapkan membela Qatar saat dewasa.

Proyek itu bisa dibilang berhasil di mana Timans Qatar mampu menjadi juara Piala Asia 2019 dengan mengandalkan beberapa pemain yang lahir di luar negara mereka.

Di Piala Dunia 2022, proyek itu pun kian jadi penyokong talenta-talenta untuk Timnas Qatar. Tercatat, sebanyak 10 pemain mereka saat ini lahir di luar negara tersebut.@mpa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.