Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Putin dan Trump Siap Bertemu, Kremlin Tunggu Langkah Washington

Desi Rossilawati
Jumat, 24 Januari 2025 | 21:50 WIB
Bagikan
Putin dan Trump Siap Bertemu, Kremlin Tunggu Langkah Washington
VISI.NEWS | RUSIA - Kremlin menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin siap berdialog dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan menunggu sinyal dari Washington. Hal ini diungkapkan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. "Putin sudah siap. Kami menunggu sinyal (dari AS)," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, saat berbicara kepada wartawan seperti dilansir AFP, Jumat (24/1/2025). Kedua pemimpin mengindikasikan kesediaan untuk membahas situasi di Ukraina. Sebelumnya, Trump mengancam sanksi ekonomi yang lebih keras terhadap Rusia jika tidak ada upaya penyelesaian konflik dengan Kyiv. Namun, Peskov membantah klaim Trump yang menyatakan bahwa konflik Ukraina dapat diselesaikan dengan menurunkan harga minyak Rusia. "Konflik ini tidak bergantung pada harga minyak," tegas Peskov. Ia menegaskan bahwa konflik ini berakar pada ancaman terhadap keamanan nasional Rusia dan warganya di Ukraina, serta ketidakmauan negara-negara Barat mendengarkan kekhawatiran Moskow. Peskov juga mengakui sulitnya memprediksi pertemuan antara Trump dan Putin, mengibaratkan hal itu seperti "membaca ampas kopi." Trump sendiri menyampaikan klaimnya terkait perang Ukraina saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos, di mana ia menyebut penurunan harga minyak sebagai kunci mengakhiri konflik. "Jika harga turun, perang Rusia-Ukraina akan berakhir segera," ujarnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.