Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Puteri Komarudin Sebut Pemerintah Perlu Terus Genjot Penerimaan Negara

Desi Rossilawati
Selasa, 3 Juni 2025 | 11:41 WIB
Bagikan
Puteri Komarudin Sebut Pemerintah Perlu Terus Genjot Penerimaan Negara
VISI.NEWS | JAKARTA - Menanggapi kekhawatiran publik atas posisi utang pemerintah Indonesia yang hampir menyentuh Rp 9.000 triliun per akhir April 2025, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menilai bahwa rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih tergolong aman. “Sejauh ini, rasio utang terhadap PDB masih dalam batas aman di kisaran 39 persen. Artinya, rasio ini masih di bawah batas 60 persen, sesuai UU No 17 tahun 2023 tentang Keuangan Negara,” jelas Puteri dalam keteranganya, Selasa (3/6/2025). Puteri juga mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, posisi Indonesia masih relatif baik. Ia menyebut, Filipina memiliki rasio utang sebesar 58,1 persen, Malaysia 70,1 persen, Thailand 64,5 persen, dan Singapura bahkan mencapai 174,9 persen. “Ini berarti rasio utang kita masih terkendali dengan baik,” ujar legislator dari Fraksi Partai Golkar tersebut. Meski demikian, Puteri mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh lengah, terutama dalam mengejar target penerimaan negara. Berdasarkan data per April 2025, realisasi penerimaan baru mencapai 27 persen dari target tahun ini. Ia menekankan pentingnya optimalisasi pajak, bea cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk menjaga keseimbangan fiskal nasional. Lalu pemerintah juga perlu menyempurnakan sistem Coretax, memperluas basis pajak, dan meningkatkan efisiensi pengelolaan PNBP. Puteri juga menyoroti pentingnya pengendalian belanja negara agar tetap efisien dan produktif. Ia mengingatkan, sesuai dengan APBN 2025, defisit anggaran harus dijaga pada level 2,53 persen terhadap PDB. Di akhir pernyataannya, Puteri menekankan bahwa pengelolaan utang negara harus dijalankan secara hati-hati dan efisien, dengan perencanaan risiko yang matang. “Dengan begitu, pengelolaan utang bisa sebagai katalisator untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi yang produktif,” ungkapnya. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.