Puluhan Siswa SMP di Purwakarta Jalani Program Pembinaan di Barak Militer
Dedi Mulyadi berharap agar diberi ruang dalam memperbaiki para anak-anak atau siswa di Jawa Barat dan menjadikannya mereka sebagai orang hebat dari Tanah Pasundan. Ia bahkan sempat menghela napas saat meminta dukungan atas program yang tengah dijalaninya demi kebaikan anak-anak di wilayah yang dipimpinnya.
"Mohon ini semua demi kebaikan... (terdiam) bangsa, mohon beri ruang bagi kami untuk memperbaiki anak-anak Jawa Barat, mohon beri ruang bagi kami untuk menciptakan mereka menjadi orang hebat, mohon beri ruang bagi kami untuk melahirkan orang-orang istimewa dari provinsi yang kami cintai," ujar Dedi Mulyadi.
Menurut Dedi Mulyadi, anak-anak yang kini menjalani program siswa nakal dididik atau dibina di barak militer kini bukan lagi anak nakal.
"Ini anak-anak hebat masa depan, bukan anak-anak nakal lagi," katanya.
Sebelumnya puluhan siswa SMP yang terlibat kenakalan remaja dikirim ke Resimen Artileri Medan (Menarmed) 1/Sthira Yudha Kostrad, sebuah satuan di bawah komando Divisi Infanteri 1/Kostrad TNI Angkatan Darat (AD) dan lokasinya di Jalan Raya Sadang - Subang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mempelopori program mengirim siswa nakal ke barak militer yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dengan diantar orang tua dan melalui persetujuan orang tua, puluhan pelajar SMP itu pun dikirim ke Menarmed 1/Sthira Yudha Kostrad. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!