PT Yihong Novatex Tutup, 1.126 Pekerja di Cirebon Kena PHK
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 6 April 2025 | 21:00 WIB
VISI.NEWS | CIREBON - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kembali melanda sektor industri di Indonesia. Kali ini, PT Yihong Novatex Indonesia , pabrik sablon sepatu asal China, menghentikan seluruh aktivitas operasionalnya dan resmi menutup usaha di Cirebon, Jawa Barat.
Pabrik yang berlokasi di Desa Kanci, Astanajapura, itu menghentikan operasionalnya setelah mengklaim mengalami kerugian besar akibat aksi mogok kerja pada awal Maret 2025. Perusahaan menyebut bahwa aksi buruh selama empat hari tersebut menyebabkan keterlambatan pengiriman dan pembatalan pesanan dari buyer, sehingga pendapatan terjun bebas.
Akibatnya, sebanyak 1.126 pekerja kehilangan pekerjaan. Dalam surat resminya, manajemen menyatakan PHK berlaku sejak 10 Maret 2025. Namun, bagi karyawan yang tidak mengajukan keberatan, perusahaan menjanjikan pembayaran pesangon, kompensasi, dan THR pada 17 Maret.
Sementara itu, bagi buruh yang menolak PHK, hak-hak mereka baru akan dibayarkan usai keputusan dari Pengadilan Hubungan Industrial.
Langkah perusahaan tersebut memicu reaksi dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon. Kepala Disnaker, Novi Hendrianto, menegaskan bahwa PHK harus dikaji ulang karena PT Yihong tidak dalam kondisi pailit.
"Kami menilai PT Yihong Novatex tidak dalam kondisi pailit. Oleh karena itu, PHK yang dilakukan harus dikaji ulang. Perusahaan wajib menaati rekomendasi dari pengawas ketenagakerjaan," kata Novi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!