Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Protes Besar di Valencia, Spanyol, Tuntut Pertanggungjawaban atas Penanganan Banjir Mematikan

Desi Rossilawati
Minggu, 1 Desember 2024 | 23:00 WIB
Bagikan
Protes Besar di Valencia, Spanyol, Tuntut Pertanggungjawaban atas Penanganan Banjir Mematikan
VISI.NEWS | SPANYOL - Sekitar 100.000 orang berdemonstrasi di Valencia, Spanyol, pada Sabtu (30/11/2024), memprotes penanganan pemerintah terhadap banjir yang menewaskan 230 orang pada 29 Oktober 2024. Banjir yang terjadi sebulan lalu itu dianggap sebagai bencana terburuk yang melanda Spanyol dalam satu generasi. Para demonstran menuntut Carlos Mazon, Ketua Pemerintahan Valencia, mundur atau dipenjara atas keterlambatan dalam mengeluarkan peringatan dini tentang bencana. Banyak warga yang merasa kecewa karena peringatan baru diterima setelah air mulai menggenangi jalan-jalan. Selain itu, beberapa wilayah terparah tidak menerima bantuan negara selama berhari-hari dan bergantung pada relawan untuk mendapatkan makanan dan peralatan kebersihan. "Apa yang salah? Ketidakmampuan. Itulah sebabnya kami di sini karena ada banyak orang tidak kompeten yang masih dibayar," kata demonstran bernama Raquel Ferrandis kepada AFP. Dalam protes tersebut, demonstran menyuarakan kritik terhadap pemerintah pusat yang dipimpin oleh Perdana Menteri Pedro Sanchez, karena dianggap lambat merespons bencana. Meskipun penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, pemerintah pusat diizinkan untuk memberikan bantuan dan mengambil alih kendali jika diperlukan. "Kalau masyarakat sudah diperingatkan sejak dini, kalau mereka punya sarana yang dimiliki, hal ini tidak akan terjadi," ujar Juan Carlos Ribes, seorang demonstran dari kota sekitar Valencia. Kritik juga mengarah pada Pemerintah Valencia yang baru mengeluarkan peringatan 12 jam setelah badan cuaca Spanyol memberi peringatan dengan tingkat kewaspadaan tertinggi. Aksi ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian protes terkait penanganan banjir, yang telah menambah ketegangan sosial setelah bencana besar tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.