Protes Besar di Islamabad, Polisi Tangkap Ratusan Demonstran Pendukung Imran Khan
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 28 November 2024 | 23:35 WIB
VISI.NEWS | PAKISTAN - Kepolisian Pakistan menangkap hampir 1.000 orang dalam aksi protes besar yang berlangsung di ibu kota Islamabad, dengan para demonstran menuntut pembebasan mantan Perdana Menteri Imran Khan yang kini mendekam di penjara. Aksi yang dipicu oleh dukungan untuk Khan ini sempat berujung pada bentrokan antara para demonstran dan pasukan keamanan Pakistan. Khan, yang dipenjara sejak Agustus 2023, menghadapi berbagai tuduhan yang dia anggap sebagai rekayasa politik untuk mencegahnya kembali berkuasa. Sejak pemilu pada Februari lalu, partai yang didirikan Khan, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), rutin menggelar demonstrasi menentang pemerintah.
Aksi protes yang berlangsung pada Selasa (26/11/2024) tercatat sebagai yang terbesar sejak pemilu lalu, dengan lebih dari 10.000 orang turun ke jalan untuk menentang kebijakan lockdown dan larangan pertemuan publik yang diterapkan oleh pemerintah. Bentrokan terjadi antara para demonstran dan sekitar 20.000 personel keamanan yang dikerahkan untuk membubarkan kerumunan tersebut.
Menurut laporan Kepolisian Islamabad, sebanyak 954 demonstran ditangkap antara Minggu (24/11/2024) hingga Selasa (26/11/2024), ketika para pengunjuk rasa berusaha bergerak menuju alun-alun utama di Islamabad. Dalam insiden yang terjadi selama unjuk rasa, setidaknya satu polisi dan empat personel paramiliter dilaporkan tewas. Pasukan keamanan menggunakan gas air mata dan tongkat untuk membubarkan kerumunan pada Rabu (27/11/2024).
Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, menyebut bahwa pasukan keamanan telah berhasil memukul mundur para demonstran, sementara pihak PTI mengumumkan penangguhan sementara unjuk rasa. Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyebut aksi protes tersebut sebagai bentuk "ekstremisme" dan berjanji akan menindak tegas para peserta demonstrasi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!