Proses Pembongkaran Hibisc Fantasy Hampir Rampung: 98% Wahana Sudah Dibongkar
Ade juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat diminta untuk menunda pembongkaran oleh pengelola Hibisc Fantasy dan Teh Gunung Mas.
Mereka beralasan bahwa mobilisasi alat berat yang digunakan untuk pembongkaran merusak lahan, bahkan meminta ganti rugi.
Meski mengalami kendala, Ade memastikan upaya pembongkaran tetap berjalan lancar.
"Material bongkaran yang dibuang ke area disposal baru pada hari Senin (17/3/2025) sebanyak 28 kali karena terjeda oleh penyiapan lokasi baru disposal," kata Ade.
Untuk mengurangi potensi kecelakaan akibat ceceran tanah ke jalan raya, pihaknya terus berupaya membersihkan jalan dengan alat sekop dan penyemprotan air oleh Damkar Kabupaten Bogor.
"Pembongkaran bianglala oleh pihak perusahaan mulai dilakukan dengan menggunakan crane besar sehingga progres pembongkaran diharapkan bisa lebih cepat," pungkasnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!