Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 28 Agustus 2026 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026

Proses Evakuasi Batu Besar yang Menutupi Jalan Penghubung Cianjur-Bandung, Butuh Waktu 15 Jam

Desi Rossilawati
Jumat, 8 November 2024 | 16:30 WIB
Bagikan
Proses Evakuasi Batu Besar yang Menutupi Jalan Penghubung Cianjur-Bandung, Butuh Waktu 15 Jam

VISI.NEWS | CIANJUR - Jalan penghubung Kecamatan Naringgul Cianjur - Ciwidey Kabupaten Bandung, tepatnya di Kampung Bantaracap RT04/02, Desa Balegede, Kecamatan Nariunggul, Kabupaten Cianjur kembali bisa dilalui kendaraan dari kedua arah.

Sebelumnya, batu berukuran besar jatuh terbawa material longsor dan menutupi badan jalan jalur penghubung Cianjur - Bandung. Akibatnya jalur tersebut tidak bisa dilalui pada Kamis (8/11/2024).

Kepala pengawas lapangan Kementrian PUPR wilayah kerja PPK 2.5 Jabar Ruchimat mengatakan, pihaknya menurunkan satu unit alat berat, alat penghancur beton, dan bahan peledak untuk menyingkirkan batu besar yang menutupi badan jalan.

"Sejak dari awal kami langsung bergerak, jalan penghubung antara Cianjur - Bandung tersebut tidak hanya terutup batu besar. Namun tertutup material lainya seperti lumpur dan pohon tumbang," ucapnya saat dihubungi, Jumat (8/11/2024).

Setelah hampir selama 15 jam melakukan penanganan lanjut dia, akhirnya batu besar dan material longsor dapat disingkirkan dari badan jalan. Sehingga kendaraan dari kedua arah sudah bisa dilalui dari kedua arah.

"Kendaraan dari kedua arah sudah bisa melintasi jalur tersebut pada pukul 05.00 WIB, pagi tadi," katanya.

Selain itu ia mengatakan, pihaknya akan melakukan penanganan terhadap beberapa batu besar yang tertancap ditebing, dan berpotensi terjatuh serta menutupi badan jalan.

"Bila ada batuan yang terindikasi longsor susulan, maka akan kita kupas mengunakan alat excafator untuk menjaga tidak terjadi longsor susulan," ucapnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.