Program MBG di Kota Sukabumi Baru Menjangkau Enam Sekolah
VISI.NEWS | SUKABUMI - Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi baru menjangkau enam sekolah yang terdiri dari empat SD, satu SMP dan satu SMA dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 3.025 siswa.
“Sampai hari ini ada enam sekolah, SDN Cibungur, SDIT Al-Amien, SDN Loasari, SDN Rancakadu, SMPN 12 dan SMAN 5,” kata Kusmana seusai mendampingi Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meninjau pelaksanaan MBG di SMAN 5, Rabu (8/1/2025).
Untuk empat SD dan satu SMP itu dimulai sejak, Senin (6/1/2024) lalu sedangkan di SMA baru dimulai pada Rabu. Enam sekolah itu seluruhnya berada di Kecamatan Cibeureum.
Adapun rinciannya SDN Cibungur sebanyak 323 siswa, SDIT Al-Amien sebanyak 383 siswa, SDN Loasari sebanyak 101 siswa, SDN Rancakadu sebanyak 203 siswa, SMPN 12 sebanyak 681 siswa dan SMAN 5 jumlahnya 1.334 siswa. “Totalnya 3.025,” kata Kusmana.
Untuk saat ini di Kota Sukabumi baru ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang melayani 3.000 sampai 3.500 porsi MBG.
Menurut Kusmana, sasaran program ini akan semakin meluas hingga ke ibu hamil serta ibu menyusui.
Untuk program ini, Kusmana menyatakan pemerintah Kota Sukabumi menganggarkan dari APBD sekitar Rp 2 atau 3 miliar di tahun 2025. Adapun pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan Rp 1 triliun untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.
"Mungkin sekitar Rp 2 atau 3 miliar di 2025 Pemkot persiapkan. Adapun dari pemerintah provinsi Rp 1 Triliun, tapi biasanya anggaran dari provinsi itu untuk kabupaten kota di Jabar mudah-mudahan tidak menggerus anggaran kita," ujarnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!