Program Makan Bergizi Gratis: Pemerintah Klaim Dapat Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 0,89%
Bantuan diberikan dalam bentuk seporsi makanan yang terdiri dari nasi dan lauk-pauk. Pemerintah menetapkan harga acuan satu porsi sebesar Rp 10.000. Harga ini sempat menuai kritik karena dinilai tidak cukup memenuhi standar gizi yang layak.
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, menyebut ada 190 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang mulai beroperasi pada hari pertama program. SPPG, atau dapur MBG, tersebar di 26 provinsi.
"Ada 190 titik yang disebut satuan pelayanan pemenuhan gizi atau dapur MBG di 26 provinsi. Setiap titik bisa melayani 3.000-3.500 penerima manfaat," ujar Adita dalam program "Sapa Indonesia Malam" di Kompas TV, Minggu (5/1/2025).
Adita menambahkan bahwa dapur MBG yang beroperasi telah disurvei oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap memberikan layanan kepada masyarakat. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!