Produksi Kopi Arabika Kabupaten Bandung Mencapai 8.567 Ton di 2024
Tak hanya di tahun 2024. Kabupaten Bandung menjadi wilayah produksi kopi arabika tertinggi sejak tahun 2017. Tak hanya unggul dari wilayah lainnya di Jabar, tren produksi kopi arabika dari tahun 2017 hingga tahun 2024 di Kabupaten Bandung terus mengalami kenaikan.
Pada tahun 2017 produksi kopi arabika mencapai 5.277 ton, tahun 2018 mencapai 6.634 ton, tahun 2019 mencapai 6.700 ton, tahun 2020 mencapai 7.526 ton, tahun 2021 mencapai 7.680 ton, tahun 2022 mencapai 8.183 ton, tahun 2023 mencapai 8.318 ton, dan tahun 2024 mencapai 8.567 ton.
Dikutip dari detiknews, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan Kabupaten Bandung merupakan daerah produsen kopi terbesar di Jawa Barat dengan lahan seluas 13.378,18 hektar (per 2022). "Lebih dari 50% total luas perkebunan kopi arabika Jawa Barat berada di daerah kita ini. Maka, dapat diartikan bahwa Kabupaten Bandung merupakan surga kopi Jawa Barat," kata Dadang.
Dadang menyebut kualitas kopi asal Kabupaten Bandung sudah teruji hingga skala internasional. Antara lain dengan dinobatkannya kopi asal Gunung Puntang sebagai juara dalam Specialty Coffee Association of America Expo di Atlanta, Amerika Serikat pada 2016 lalu.
"Saat mengunjungi Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu, Pak Presiden Jokowi menyampaikan kopi Kabupaten Bandung terbaik dan termahal di dunia. Mudah-mudahan potensi ini bisa memiliki pasar lebih luas, sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi para petani kopi," ujar Dadang dikutip dalam keterangannya, Selasa (8/4/2025). @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!