Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Produk Sehari-hari Ternyata Mengandung Zat Mematikan, Ini Penjelasannya

Desi Rossilawati
Selasa, 13 Mei 2025 | 01:00 WIB
Bagikan
Produk Sehari-hari Ternyata Mengandung Zat Mematikan, Ini Penjelasannya
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebuah studi global mengungkap fakta mengejutkan: bahan kimia sintetis yang umum ditemukan dalam produk rumah tangga seperti wadah makanan, sabun, kosmetik, hingga mainan anak-anak, diduga menyebabkan lebih dari 356 ribu kematian akibat penyakit jantung hanya dalam satu tahun. Penelitian yang dipublikasikan di jurnal eBiomedicine itu menyoroti bahaya senyawa phthalates, terutama jenis DEHP (Di(2-ethylhexyl)phthalate), yang digunakan luas dalam industri plastik. DEHP diduga berkontribusi terhadap kematian global akibat penyakit jantung pada tahun 2018, dengan kelompok usia 55 hingga 64 tahun sebagai yang paling terdampak. "Phthalates bisa memicu peradangan sistemik di pembuluh darah jantung, memperburuk penyakit yang ada, hingga menyebabkan kematian mendadak," kata Dr. Leonardo Trasande dari NYU Grossman School of Medicine, penulis utama studi tersebut, seperti dilansir CNN International. Phthalates dikenal sebagai 'bahan kimia di mana-mana' karena perannya membuat plastik menjadi lentur dan menstabilkan aroma pada berbagai produk. Masyarakat bisa terpapar melalui makanan yang dibungkus plastik, udara yang terkontaminasi, serta produk perawatan tubuh seperti shampo, sabun, atau parfum. Dampaknya tak hanya terbatas pada jantung. Phthalates juga telah lama dikaitkan dengan gangguan hormon, infertilitas, asma, hingga risiko kanker. Dalam konteks jantung, DEHP turut memengaruhi hormon testosteron, yang rendahnya kadar bisa meningkatkan risiko serangan jantung, terutama pada pria. Para ahli menyerukan langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat, antara lain:
  • Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik di microwave atau mesin pencuci piring.
  • Gunakan alternatif seperti kaca, keramik, atau baja tahan karat untuk menyimpan makanan.
  • Pilih produk tanpa pewangi sintetis, termasuk sabun dan deterjen.
  • Hindari plastik dengan kode daur ulang nomor 3, 6, dan 7.
  • Konsumsi lebih banyak makanan segar dibanding produk olahan atau kemasan.
Penelitian ini menjadi peringatan keras tentang dampak kesehatan jangka panjang dari bahan kimia yang selama ini dianggap aman. Meski belum semua negara menerapkan regulasi ketat terhadap penggunaan phthalates, para peneliti mendesak agar pemerintah dan industri bertindak cepat demi melindungi kesehatan publik. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.