Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pria Terbangun Saat Akan Dikremasi di Rajasthan, Tiga Dokter Diskors Karena Kelalaian

Desi Rossilawati
Selasa, 26 November 2024 | 21:50 WIB
Bagikan
Pria Terbangun Saat Akan Dikremasi di Rajasthan, Tiga Dokter Diskors Karena Kelalaian
VISI.NEWS | INDIA - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Rajasthan, India, ketika seorang pria yang telah dinyatakan meninggal dunia tiba-tiba terbangun saat akan dikremasi. Pria tersebut, Rohitash Kumar (25), yang mengalami gangguan pendengaran dan berbicara, jatuh sakit dan dibawa ke Rumah Sakit Bhagwan Das Khetan (BDK) pada Kamis (21/11/2024). Setelah didiagnosis dengan serangan epilepsi, dokter di rumah sakit tersebut menyatakan Kumar telah meninggal dunia. Namun, beberapa jam setelahnya, saat tubuhnya hendak dikremasi sesuai dengan ritual Hindu, Kumar secara mengejutkan bangun. Akibat kejadian ini, tiga dokter di rumah sakit tersebut dijatuhi sanksi skorsing atas kelalaian. Ketiga dokter tersebut adalah kepala petugas medis dr. Sandeep Pachar, pemeriksa medis dr. Yogesh Jumar Jakhar, dan dr. Navneet Meel. Investigasi awal menunjukkan bahwa meskipun dokter menyatakan Kumar meninggal berdasarkan hasil elektrokardiogram yang menunjukkan detak jantungnya datar, mereka tidak melakukan postmortem fisik. Sebaliknya, laporan kematian Kumar hanya dibuat secara tertulis tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Jenazah Kumar dikirim untuk dikremasi, namun sebelum proses kremasi dimulai, tubuhnya mulai bergerak, dan terungkap bahwa dia masih hidup. Kumar kemudian dilarikan kembali ke rumah sakit, namun kondisinya tidak membaik dan dia meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit Sawai Man Singh (SMS) di Jaipur. Insiden ini memicu keraguan terhadap kualitas diagnosis dan prosedur medis di Rumah Sakit BDK. Pihak berwenang setempat telah membentuk komite untuk menyelidiki kelalaian ini secara menyeluruh. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.