Presiden Prabowo dan Menteri Bahas Progres Pembangunan IKN
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 21 Januari 2025 | 16:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Selasa (21/1/2025). Hadir dalam rapat tersebut adalah Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
"Jadi kami diundang untuk rapat terbatas nanti ada pak Menko Infrastruktur, (Menteri) PKP, menteri PU dan saya," ujar Basuki kepada wartawan, di Kompleks Istana Negara, Selasa (21/5/2025).
"Cuma yang saya laporkan adalah progres saat ini fisik dan lainnya juga, APBN dan juga KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha) dan investasi yang berjalan di IKN sekarang," lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa investasi yang sudah dicapai melalui Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) mencapai Rp 60 triliun. Ke depan, ada usulan groundbreaking proyek senilai Rp 6,7 triliun yang meliputi pembangunan jalan, hunian, dan infrastruktur lainnya.
"Kemudian groundbreaking yang kami usulkan ada sekitar Rp 6,9 triliun KPBU untuk jalan, hunian, untuk tapak, tower untuk 107 tower terus rumah tapak juga. Sudah ada proses jauh tinggal tanda tangan kontrak aja," ucap Basuki.
Basuki juga menjelaskan bahwa Otorita IKN sudah mengirimkan undangan kepada Presiden Prabowo untuk meresmikan pembangunan, namun jadwal pastinya masih menunggu ketersediaan waktu presiden.
"Pak Menteri PU sudah kirim surat untuk peresmian, saya sudah kirim surat untuk groundbreaking. Mudah-mudahan bisa dijadwalkan waktunya," pungkasnya.
Sementara itu, terkait rencana pembangunan financial center yang direncanakan oleh Emaar Properties, Danis Sumadilaga, Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, mengatakan bahwa pembahasan masih dilakukan dengan Kementerian BUMN, meskipun Otorita IKN telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare di wilayah pembangunan 2 IKN untuk proyek tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!