Prancis Pertimbangkan Tarik Patung Liberty, Kritik Kebijakan AS
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 18 Maret 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | PRANCIS - Seorang anggota parlemen Prancis, Raphael Glucksmann, menyerukan agar negaranya mengambil kembali Patung Liberty yang telah diberikan kepada Amerika Serikat (AS). Ia berpendapat bahwa AS tidak lagi mencerminkan nilai-nilai yang mendasari pemberian patung tersebut.
Dalam sebuah konvensi gerakan politiknya, Place Publique, pada Minggu (16/3/2025), Glucksmann mengkritik kebijakan AS yang menurutnya bertentangan dengan prinsip kebebasan. Ia menyoroti pemecatan ilmuwan di AS yang menuntut kebebasan akademik serta kebijakan pemerintahan Trump yang berpihak pada tirani.
"Kami ingin mengatakan kepada orang-orang AS yang berpihak pada para tiran, kepada orang-orang AS yang memecat para peneliti karena menuntut kebebasan ilmiah: 'Kembalikan Patung Liberty kepada kami,'" ujarnya, yang disambut sorak sorai para pendukungnya.
"Kami memberikannya sebagai hadiah, tetapi tampaknya kalian tidak menghargainya. Jadi, lebih baik patung itu kembali ke sini," sambungnya.
Patung Liberty sendiri merupakan hadiah dari rakyat Prancis kepada AS, yang dirancang oleh seniman Prancis, Auguste Bartholdi, dan diresmikan pada 28 Oktober 1886 di pelabuhan Kota New York untuk memperingati 100 tahun Deklarasi Kemerdekaan Amerika.
Selain itu, Glucksmann juga mengkritik kebijakan pemotongan anggaran penelitian di AS yang dilakukan oleh Presiden Donald Trump. Ia menegaskan bahwa Prancis siap menyambut para ilmuwan AS yang kehilangan pekerjaan akibat kebijakan tersebut.
"Hal kedua yang ingin kami sampaikan kepada AS adalah jika kalian ingin memecat para peneliti terbaik kalian, menyingkirkan semua orang yang telah menjadikan negara kalian sebagai kekuatan dunia lewat inovasi dan penelitian, maka kami akan menyambut mereka di sini," tuturnya.
Sejak kembali menjabat pada Januari lalu, pemerintahan Trump memangkas pendanaan federal untuk penelitian dan berusaha memberhentikan ratusan pegawai pemerintah yang bekerja di bidang kesehatan serta penelitian iklim.
Glucksmann juga mengkritik para pemimpin sayap kanan di Prancis, yang menurutnya terlalu mengagumi Trump dan Elon Musk. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!