Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Prancis Pertimbangkan Pengakuan Resmi Palestina, Macron Targetkan Juni

Desi Rossilawati
Jumat, 11 April 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Prancis Pertimbangkan Pengakuan Resmi Palestina, Macron Targetkan Juni
VISI.NEWS | PRANCIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya berencana mengakui Palestina secara resmi pada Juni 2025. "Kita perlu bergerak menuju pengakuan (negara Palestina)," ujarnya, dikutip Reuters Jumat (11/4/2025). "Jadi selama beberapa bulan ke depan, kita akan melakukannya. Saya tidak melakukannya untuk menyenangkan siapa pun. Saya akan melakukannya karena pada suatu saat nanti itu akan benar," sambungnya. Ia juga menekankan bahwa pengakuan terhadap Palestina harus dibarengi dengan dinamika global yang adil, di mana negara-negara Timur Tengah juga didorong untuk secara resmi mengakui keberadaan negara Israel. Macron mengatakan bahwa inisiatif ini akan dibawa ke dalam konferensi internasional yang direncanakan pada bulan Juni, kemungkinan digelar bersama Arab Saudi, guna mendorong pengakuan timbal balik antarnegara yang selama ini terpecah dalam konflik Palestina-Israel. Hingga saat ini, sekitar 150 negara telah mengakui Palestina, namun sebagian besar negara-negara Barat termasuk Prancis, AS, Inggris, Jerman, dan Jepang masih belum mengambil langkah itu. Sebaliknya, beberapa negara Arab seperti Iran, Irak, Suriah, dan Yaman masih belum mengakui keberadaan Israel secara resmi. Macron berharap, pendekatan kolektif ini bisa menciptakan momentum baru untuk mewujudkan solusi dua negara yang adil dan berimbang. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.