Prancis Pertimbangkan Pengakuan Resmi Palestina, Macron Targetkan Juni
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 11 April 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | PRANCIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa negaranya berencana mengakui Palestina secara resmi pada Juni 2025.
"Kita perlu bergerak menuju pengakuan (negara Palestina)," ujarnya, dikutip Reuters Jumat (11/4/2025).
"Jadi selama beberapa bulan ke depan, kita akan melakukannya. Saya tidak melakukannya untuk menyenangkan siapa pun. Saya akan melakukannya karena pada suatu saat nanti itu akan benar," sambungnya.
Ia juga menekankan bahwa pengakuan terhadap Palestina harus dibarengi dengan dinamika global yang adil, di mana negara-negara Timur Tengah juga didorong untuk secara resmi mengakui keberadaan negara Israel.
Macron mengatakan bahwa inisiatif ini akan dibawa ke dalam konferensi internasional yang direncanakan pada bulan Juni, kemungkinan digelar bersama Arab Saudi, guna mendorong pengakuan timbal balik antarnegara yang selama ini terpecah dalam konflik Palestina-Israel.
Hingga saat ini, sekitar 150 negara telah mengakui Palestina, namun sebagian besar negara-negara Barat termasuk Prancis, AS, Inggris, Jerman, dan Jepang masih belum mengambil langkah itu.
Sebaliknya, beberapa negara Arab seperti Iran, Irak, Suriah, dan Yaman masih belum mengakui keberadaan Israel secara resmi. Macron berharap, pendekatan kolektif ini bisa menciptakan momentum baru untuk mewujudkan solusi dua negara yang adil dan berimbang. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!