Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Prabowo Targetkan 148 Prodi Baru di 57 Fakultas Kedokteran

Desi Rossilawati
Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:03 WIB
Bagikan
Prabowo Targetkan 148 Prodi Baru di 57 Fakultas Kedokteran
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya meningkatkan layanan kesehatan nasional dengan membangun 500 rumah sakit (RS) di seluruh kabupaten dalam masa pemerintahannya. Selain itu, pemerintah juga akan membuka program studi (Prodi) baru di 57 fakultas kedokteran untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan gedung layanan terpadu Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) dan Institut Neurosains Nasional di Jakarta, Selasa (26/8/2025). Menurut Prabowo, Indonesia masih menghadapi defisit sekitar 70 ribu dokter spesialis. Saat ini, lulusan dokter umum hanya mencapai 12 ribu orang per tahun, sementara lulusan dokter spesialis baru sekitar 2.700 orang per tahun. Dengan jumlah tersebut, butuh waktu hingga 35 tahun untuk menutup kekurangan yang ada. Untuk mengejar ketertinggalan, pemerintah berencana membuka 148 Prodi baru, terdiri atas 125 spesialis dan 23 subspesialis. Selain itu, Prabowo menargetkan pendirian 30 fakultas kedokteran baru di berbagai universitas. Di sisi lain, pembangunan RS menjadi prioritas besar. Prabowo menargetkan satu rumah sakit berkualitas tinggi berdiri di setiap kabupaten. Tahun ini, pemerintah telah memulai pembangunan 30 RS, sementara pada 2026 ditargetkan 66 RS baru rampung, terutama di wilayah terpencil seperti Tobelo, Anambas, dan Taliabu. Prabowo menegaskan, peningkatan akses layanan kesehatan akan berdampak besar terhadap harapan hidup masyarakat. Ia pun meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin segera merealisasikan proyek 500 rumah sakit tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.