Prabowo Minta Danantara dan Menkeu Cari Solusi untuk Lunasi Utang Kereta Cepat
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:58 WIB
Dari total itu, 75 persen dibiayai melalui pinjaman China Development Bank (CDB) dengan bunga dua persen per tahun dan tenor 40 tahun.
Tambahan utang tersebut dikenakan bunga di atas tiga persen per tahun.
Adapun pinjaman tambahan sebesar 542,7 juta dollar AS digunakan untuk menutup pembengkakan biaya yang menjadi tanggungan konsorsium Indonesia sebesar 75 persen, sementara sisanya dipenuhi melalui penyertaan modal negara (PMN) dari APBN. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!