Polres Cimahi Sebut Tewasnya Siswa SMK MRD Murni Kecelakaan saat Pentas Seni
VISI.NEWS | CIMAHI - Polres Cimahi berhasil mengungkap tewasnya MRD (17) siswa SMK di Padalarang Bandung Barat, yang meninggal pada saat pentas seni sekolah adalah murni kecelakaan. Kesimpulan ini disampaikan setelah penyelidikan awal dan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian.
“Kami simpulkan bahwa saat ini adalah memang kecelakaan murni,” ujar Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto dalam konferensi pers dikutip laman Instagram resmi @cimahipolres, Sabtu (1/3/2025).
Tri menjelaskan, dalam drama bertema ‘Kenakalan Remaja’, korban berperan sebagai siswi yang sedang hamil dan mencoba mengakhiri hidupnya. MRD kemudian melakukan adegan bunuh diri.
Saat latihan, korban menggunakan jarum sebelum akhirnya beralih ke gunting. Sebab, jarum tersebut tidak dapat memecahkan balon yang sudah disiapkan di bagian perut dan dada sebelah kiri.
Pada hari kejadian, korban akhirnya meminta temannya membawakan gunting lain, yang akhirnya menjadi alat dalam insiden fatal tersebut. Pada tusukan ketiga, ia mengalami kesakitan dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.
Menurut keterangan saksi, awalnya korban dan timnya menggunakan jarum untuk memecahkan balon yang dipasang di perut dan dada sebagai properti adegan tetapi tidak berhasil untuk memecahkan balonnya.
“Saat latihan disiapkan jarum untuk memecahkan balon, tapi jarum ini tidak membuat balon pecah, akhirnya korban insiatif mengganti dengan gunting," Kata AKBP Tri SuhartantoKPAI telah merekomendasikan agar Dinas Pendidikan setempat memberikan pembinaan kepada sekolah mengenai prosedur keselamatan dan safeguarding anak. Selain itu, Polres Cimahi diminta untuk melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!