Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Polres Cimahi Sebut Tewasnya Siswa SMK MRD Murni Kecelakaan saat Pentas Seni

Desi Rossilawati
Sabtu, 1 Maret 2025 | 13:16 WIB
Bagikan
Polres Cimahi Sebut Tewasnya Siswa SMK MRD Murni Kecelakaan saat Pentas Seni

VISI.NEWS | CIMAHI - Polres Cimahi berhasil mengungkap tewasnya MRD (17) siswa SMK di Padalarang Bandung Barat, yang meninggal pada saat pentas seni sekolah adalah murni kecelakaan. Kesimpulan ini disampaikan setelah penyelidikan awal dan pemeriksaan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian.

“Kami simpulkan bahwa saat ini adalah memang kecelakaan murni,” ujar Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto dalam konferensi pers dikutip laman Instagram resmi @cimahipolres, Sabtu (1/3/2025).

Tri menjelaskan, dalam drama bertema ‘Kenakalan Remaja’, korban berperan sebagai siswi yang sedang hamil dan mencoba mengakhiri hidupnya. MRD kemudian melakukan adegan bunuh diri.

Saat latihan, korban menggunakan jarum sebelum akhirnya beralih ke gunting. Sebab, jarum tersebut tidak dapat memecahkan balon yang sudah disiapkan di bagian perut dan dada sebelah kiri.

Pada hari kejadian, korban akhirnya meminta temannya membawakan gunting lain, yang akhirnya menjadi alat dalam insiden fatal tersebut. Pada tusukan ketiga, ia mengalami kesakitan dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.

Menurut keterangan saksi, awalnya korban dan timnya menggunakan jarum untuk memecahkan balon yang dipasang di perut dan dada sebagai properti adegan tetapi tidak berhasil untuk memecahkan balonnya.

“Saat latihan disiapkan jarum untuk memecahkan balon, tapi jarum ini tidak membuat balon pecah, akhirnya korban insiatif mengganti dengan gunting," Kata AKBP Tri Suhartanto
Jika di kemudian hari ditemukan bukti baru yang bisa mengarah dalam suatu tindak pidana, Polres Cimahi, lanjut Tri, siap untuk membuka kembali penyelidikan kasus ini. "Nanti kami akan lakukan untuk membuka kembali kasus ini," ujarnya.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Diyah Puspitarini, mengungkapkan bahwa peristiwa ini mencerminkan kelalaian sekolah dalam mengawasi kegiatan siswa. “Sekolah tidak melakukan screening mendalam terhadap naskah drama yang dibuat oleh siswa, sehingga masih terdapat adegan kekerasan yang dibiarkan,” ujarnya.
KPAI menilai bahwa sekolah tidak memiliki prosedur keselamatan yang memadai, seperti penyediaan tim medis atau peringatan terhadap penggunaan benda tajam. Selain itu, sekolah juga dinilai lamban dalam menginformasikan kejadian ini kepada keluarga korban.

KPAI telah merekomendasikan agar Dinas Pendidikan setempat memberikan pembinaan kepada sekolah mengenai prosedur keselamatan dan safeguarding anak. Selain itu, Polres Cimahi diminta untuk melanjutkan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.