Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Polisi Filipina Bongkar Sindikat Judi Ilegal, 450 Orang Ditangkap

Desi Rossilawati
Jumat, 21 Februari 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Polisi Filipina Bongkar Sindikat Judi Ilegal, 450 Orang Ditangkap
VISI.NEWS | FILIPINA - Polisi Filipina berhasil menangkap lebih dari 450 orang dalam sebuah penggerebekan di lokasi perjudian ilegal di pinggiran Manila, yang diduga dikendalikan oleh sindikat asal China. Berdasarkan hasil interogasi awal, tempat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kasino, tetapi juga sebagai pusat penipuan daring yang menargetkan korban dari China dan India melalui skema taruhan olahraga serta investasi palsu. "Kami menangkap sekitar lima bos asal China," ungkap Kepala Komisi Gilberto Cruz, dikutip oleh AFP. Pemerintah Filipina telah melarang operator perjudian daring (POGO) sejak tahun lalu atas perintah Presiden Ferdinand Marcos. Larangan ini diberlakukan karena POGO kerap menjadi kedok bagi kejahatan terorganisir, termasuk perdagangan manusia, pencucian uang, serta kejahatan serius lainnya seperti penculikan dan pembunuhan. Namun, meski sudah dilarang, sindikat yang sebelumnya beroperasi di bawah POGO masih terus menjalankan aksinya. "Penggerebekan ini membuktikan bahwa para pekerja POGO sebelumnya masih mencoba meneruskan kegiatan penipuan mereka meski ada larangan," ujar Cruz. Menurutnya, sekitar 21 ribu warga negara China masih menjalankan operasi penipuan berskala kecil di Filipina sejak larangan perjudian daring diberlakukan. Penggerebekan ini menjadi bagian dari serangkaian operasi serupa yang telah dilakukan sebelumnya, Kamis (20/2/2025). Pada Januari lalu, polisi juga menangkap sekitar 400 warga negara asing di Manila, mayoritas berasal dari China. Laporan United States Institute of Peace yang dirilis pada Mei 2024 mengungkap bahwa sindikat penipuan daring telah menargetkan jutaan korban di seluruh dunia dan meraup pendapatan tahunan sekitar 64 miliar dolar AS (setara Rp 1.042 triliun). @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.