PLN, Aruna, China Power, dan Huawei Rampungkan PLTS Ground-Mounted Terbesar di Indonesia

ED
Senin, 2 September 2024 | 16:55 WIB
Bagikan
PLN, Aruna, China Power, dan Huawei Rampungkan PLTS Ground-Mounted Terbesar di Indonesia

VISI.NEWS | PURWAKARTA - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PLN Batam, lakukan terobosan terbarunya dalam mendukung transisi energi ramah lingkungan di Indonesia dengan berkolaborasi bersama PT Aruna Cahaya Pratama (Aruna PV), raksasa energi Tiongkok, China Power Hubei, serta penyedia solusi digital power terkemuka di dunia, Huawei, untuk merampungkan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ground-mounted terbesar di Indonesia. Adapun, PLTS ground-mounted berkapasitas 100 Megawatt peak (MWp) tersebut berlokasi di Kawasan Industri Bukit Indah di Purwakarta, Jawa Barat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, sebagai penggerak utama transisi energi di Tanah Air, PLN berkomitmen mendukung operasional pembangkit listrik ramah lingkungan untuk kawasan industri. Komitmen ini telah menjadi bagian dari peta jalan transisi energi pemerintah demi mencapai target emisi nol bersih pada 2060.

"Kelistrikan menjadi motor penggerak roda perekonomian di Indonesia. Saat ini, PLN tidak hanya bertindak sebagai penyedia energi listrik yang andal tetapi juga berkomitmen untuk mewujudkan listrik ramah lingkungan bagi industri. Hal tersebut merupakan bukti komitmen kuat PLN berperan sebagai pelopor penggunaan energi terbarukan dan berkelanjutan. Kami apresiasi jalinan kolaborasi yang solid bersama para mitra swasta, termasuk Aruna PV, China Power Hubei, dan Huawei, dalam merampungkan proyek ini. Proyek ini dapat dirampungkan hanya dalam waktu tujuh bulan, tercepat di antara proyek sejenis yang melibatkan salah satu teknologi tercanggih di Indonesia," ujarnya.

Darmawan menambahkan, kolaborasi ini merepresentasikan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan mitra swasta dalam mewujudkan ketahanan energi melalui peningkatan pemanfaatan sumber energi terbarukan.

"Perubahan iklim merupakan isu global yang harus diatasi secara kolektif. PLN tidak dapat menanggung beban ini sendiri saja. Satu-satunya jalan untuk bergerak maju adalah melalui kolaborasi," katanya.

Sementara itu, Jordan Zulkarnaen, Executive Director Business Development Aruna PV menyatakan, "Untuk mengakselerasi pembangunan energi bersih, seperti KBI Tatajabar Sejahtera 100 MWp di Purwakarta, Aruna PV dan PLN berkolaborasi dengan mitra yang andal dan berpengalaman serta memiliki teknologi maju seperti China Power Hubei dan Huawei."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.