Pj Walikota Sukabumi Tekankan Pentingnya Pembangunan Berfokus Peningkatan Kesejahteraan
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 04:14 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, menegaskan pentingnya pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan kesempatan kerja, wirausaha, dan kesehatan.
Hal itu diungkapkan Kusmana ketika menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Cibeureum dan Baros pada Selasa (21/1/2025).
"Tingkat pengangguran di Kota Sukabumi saat ini mencapai 8,34 persen, sementara angka kemiskinan berada di 7,2 persen. Ini harus menjadi perhatian utama kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Kusmana juga mendorong dukungan penuh terhadap program makan bergizi gratis dengan memastikan ketersediaan dapur ideal di setiap wilayah. “Program ini sangat penting untuk menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendukung kesehatan generasi muda,” tambahnya.
Selain itu, Kusmana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut baik kehadiran walikota dan wakil wali kota terpilih yang akan memimpin Kota Sukabumi.
"Mari kita bersama-sama mendukung pemimpin baru dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sinergi yang telah kita bangun harus terus dilanjutkan demi kota tercinta ini," tegasnya.
Kusmana berharap, Musrenbang menjadi landasan yang kuat dalam mewujudkan pembangunan Kota Sukabumi yang berdaya saing dan lebih baik.
Sementara itu dalam laporannya, Kasi PPM Kecamatan Cibeureum menjelaskan bahwa Musrenbang bertujuan untuk menajamkan dan menyepakati usulan prioritas pembangunan kecamatan yang akan diintegrasikan ke dalam rencana pembangunan daerah Kota Sukabumi.
Fokus utama Musrenbang ini meliputi evaluasi usulan prioritas yang belum terlaksana dari tahun sebelumnya, pembahasan usulan baru, dan pengelompokan prioritas berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah.
Camat Cibeureum, Yanwar Ridwan, menyoroti potensi besar wilayahnya, seperti proyek strategis nasional, termasuk pembangunan flyover dan rencana pemindahan pusat pemerintahan ke wilayah tersebut.
“Cibeureum memiliki empat kelurahan dengan jumlah penduduk 45.531 jiwa. Tantangan ke depan adalah memastikan integrasi pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” kata Yanwar.
Di Kecamatan Baros, Musrenbang menghasilkan usulan anggaran sebesar Rp28,59 miliar dengan 40 skala prioritas pembangunan fisik dan nonfisik. Fokus utama mencakup pengembangan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi, kesehatan, pengurangan angka pengangguran terbuka, dan infrastruktur berkelanjutan.
Camat Baros, Hendaya, berharap seluruh usulan dapat diakomodir oleh perangkat daerah, sehingga mampu menjadi daya ungkit dalam mencapai indikator pembangunan di Kecamatan Baros.
"Indikator capaian di Baros meliputi LPE menjadi 5,33 persen, IPM mencapai 77,15 poin, indeks kota layak huni sebesar 65,60 persen, dan indeks reformasi birokrasi mencapai 73 persen," jelas Hendaya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!