Pihak Sekolah Turut Didalami di Balik Ironi ABG Bunuh Ayah-Nenek Sendiri
Dia mengatakan MAS juga menangis dan berulangkali menyesali perbuatannya. Penyidik juga memeriksa handphone (HP) milik MAS dan tidak menemukan hal yang menyimpang.
"Ponsel sudah dibuka, sementara ini masih belum ditemukan hal-hal yang menyimpang," katanya.
Perhatian Menteri PPPA hingga KPAI
Polisi mendalami kasus ini juga dengan melibatkan Asosiasi Psikolog Forensik (Apsifor) untuk memeriksa kondisi psikologis MAS hingga membuka motif kasus.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi sempat menengok MAS di Polres Metro Jaksel. Dia memastikan MAS akan mendapat pendampingan selama menjalani proses hukum.
Arifah mengaku sedih dan prihatin dengan peristiwa yang terjadi. Dia mengatakan MAS anak yang baik, namun tak mengetahui apa yang mendorong MAS melakukan tindakan itu.
"Kalau saya tadi melihat sebagai seorang ibu, saya bisa membaca, bahwa Ananda A ini baik. Sangat baik kalau menurut saya. Cuma kita belum tahu kenapa bisa terjadi sesuatu seperti ini," kata Menteri Arifah, di Mapolres Metro Jaksel, Minggu (1/12/2024).
Dia meminta semua pihak untuk menunggu proses hukum yang berjalan. Dia juga mengajak masyarakat untuk berintrospeksi dalam membesarkan anak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!