Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pesantren Award 2025 Masuki Tahap Seleksi Ketat

ED
Minggu, 14 September 2025 | 09:34 WIB
Bagikan
Pesantren Award 2025 Masuki Tahap Seleksi Ketat

VISI.NEWS | JAKARTA Ajang bergengsi Pesantren Award 2025 segera memasuki tahap seleksi setelah proses pengajuan peserta yang berlangsung pada 11–20 Agustus 2025 menghasilkan ratusan usulan tokoh, santri, pesantren, dan kepala daerah. Penganugerahan akan digelar pada puncak peringatan Hari Santri, 20 Oktober 2025.

Direktur Pesantren, Basnang Said, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan dengan ketat dan melibatkan berbagai pihak agar penghargaan ini benar-benar jatuh kepada figur serta lembaga yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pesantren. “Kami ingin Pesantren Award menjadi ajang apresiasi yang kredibel, bukan sekadar formalitas,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/9/2025).

Basnang menambahkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut berperan dengan mengeluarkan surat kawat kepada pemerintah daerah agar mengusulkan kepala daerah yang dinilai layak menerima penghargaan. Dari mekanisme itu, tercatat 45 pemerintah daerah mengajukan usulan.

Selain dari pemerintah daerah, Kementerian Agama (Kemenag) juga membuka jalur pengusulan melalui Kantor Wilayah (Kanwil) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Meski begitu, keputusan akhir penerima penghargaan sepenuhnya berada di tangan dewan juri independen yang telah dibentuk.

Pesantren Award 2025 menghadirkan empat kategori utama: Kepala Daerah Peduli Pesantren, Pesantren Transformatif, Santri Inspiratif, dan Tokoh Pesantren (Lifetime Achievement). Basnang menegaskan bahwa kategori Lifetime Achievement merupakan penghargaan bergengsi karena menyoroti kiprah tokoh pesantren yang berpengaruh besar secara nasional.

Ketua Tim Penilai, Alissa Wahid, menyebut antusiasme yang tinggi terlihat dari jumlah usulan yang masuk. Ada 132 usulan Santri Inspiratif, 118 usulan Pesantren Transformatif, dan puluhan usulan untuk kategori Kepala Daerah. “Setelah seleksi administrasi, hanya 10 kandidat tiap kategori yang masuk shortlist, lalu disaring lagi menjadi 3 finalis yang akan mengikuti presentasi dan wawancara,” jelasnya.

Alissa menambahkan, kategori Lifetime Achievement akan melalui proses seleksi khusus, mengingat fokusnya pada tokoh yang telah lama berkiprah dan konsisten memberi kontribusi besar bagi pesantren. “Sebagai bentuk dokumentasi, Kemenag juga akan menerbitkan karya tulis para tokoh penerima penghargaan,” ujarnya.

Tahap penjurian sendiri akan dilakukan dalam dua putaran. Sidang pertama secara daring pada 18 September 2025 akan menetapkan tiga finalis di setiap kategori. Sidang kedua secara luring digelar pada 22–24 September 2025, menghadirkan sesi presentasi serta wawancara finalis di depan dewan juri.

“Pesantren Award harus menjadi panggung apresiasi yang kredibel, inspiratif, dan berdampak. Bukan sekadar seremoni, melainkan standar baru dedikasi dan kualitas dunia pesantren di Indonesia,” pungkas Alissa.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.