Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Perundingan Perdana Rusia-Ukraina di Istanbul Berlangsung Singkat dan Tanpa Terobosan

Desi Rossilawati
Sabtu, 17 Mei 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Perundingan Perdana Rusia-Ukraina di Istanbul Berlangsung Singkat dan Tanpa Terobosan
VISI.NEWS | ISTANBUL - Pembicaraan perdana antara Rusia dan Ukraina sejak konflik meletus pada Februari 2022 akhirnya digelar di Istanbul, Turki, Jumat (16/5/2025). Namun, negosiasi yang berlangsung hanya dua jam tersebut tak membuahkan hasil nyata. Reuters melaporkan bahwa kedua delegasi gagal menemukan titik temu, dan bahkan ketegangan sudah terlihat sejak awal pembukaan pembicaraan. Sejumlah sumber dari pihak Ukraina mengungkapkan bahwa Moskwa menyampaikan tuntutan yang dinilai melampaui batas wajar dan tidak menunjukkan itikad konstruktif. Seorang pejabat Ukraina yang enggan disebutkan namanya kepada Reuters, mengatakan apa yang dituntut Rusia dalam pertemuan ini bahkan lebih keras daripada yang pernah mereka utarakan sebelumnya. Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa prioritas mutlak Kyiv adalah tercapainya gencatan senjata secara penuh, tanpa syarat, dan dengan itikad jujur dari pihak Rusia. Jika tidak, ia menyerukan sanksi tambahan terhadap Moskwa, khususnya di sektor energi dan keuangan. Di pihak lain, Rusia menyatakan kesiapannya untuk menghentikan konflik melalui jalur diplomasi, namun tetap menyuarakan kekhawatiran bahwa Ukraina bisa menyalahgunakan masa gencatan senjata untuk menguatkan kembali posisi militernya. Delegasi Rusia dipimpin oleh penasihat Kremlin, Vladimir Medinsky, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk Wakil Menteri Pertahanan Alexander Fomin, Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin, dan Kepala Intelijen Militer Igor Kostyukov. Dari pihak Ukraina, Menteri Pertahanan Rustem Umerov memimpin negosiasi dan membawa mandat untuk menjadikan gencatan senjata sebagai prioritas utama. Presiden AS Donald Trump yang baru saja menyelesaikan kunjungan ke Timur Tengah, juga menanggapi hasil perundingan tersebut. “Tidak akan ada kemajuan apa pun sebelum saya bertemu langsung dengan Putin,” ujar Trump. Pernyataan Trump ini memunculkan anggapan bahwa Amerika Serikat, yang sebelumnya hanya berperan sebagai pendukung Ukraina, kini mengisyaratkan keinginan untuk lebih aktif dalam mendorong solusi diplomatik langsung. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.