Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Pertemuan OPEC+ Ditunda hingga 5 Desember, Fokus pada Kebijakan Produksi Minyak 2025

Desi Rossilawati
Kamis, 28 November 2024 | 23:00 WIB
Bagikan
Pertemuan OPEC+ Ditunda hingga 5 Desember, Fokus pada Kebijakan Produksi Minyak 2025
VISI.NEWS | AUSTRIA- Pertemuan para menteri negara penghasil minyak dalam kelompok OPEC+, yang semula dijadwalkan pada akhir pekan ini, kini ditunda hingga 5 Desember 2024. Penundaan ini dikonfirmasi oleh juru bicara Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) yang berbasis di Wina pada Kamis (28/11/2024). OPEC+, yang terdiri dari 22 negara anggota dan dipimpin oleh Arab Saudi serta Rusia, akan membahas kebijakan produksi minyak untuk tahun 2025. Saat ini, harga minyak mentah tengah berada dalam tren penurunan. Menurut keterangan OPEC, perubahan jadwal pertemuan tersebut dilakukan karena beberapa menteri negara anggota OPEC+ harus menghadiri KTT Teluk ke-45 di Kuwait. Harga minyak mengalami sedikit perbaikan beberapa hari terakhir setelah muncul harapan bahwa negara-negara penghasil minyak utama dalam OPEC+ akan menunda peningkatan produksi yang dijadwalkan pada Januari 2025. Untuk mendukung harga minyak, delapan negara anggota OPEC+ telah memperpanjang pemangkasan produksi mereka hingga akhir Desember 2024. Negara-negara tersebut—Arab Saudi, Rusia, Aljazair, Irak, Kazakhstan, Kuwait, Oman, dan Uni Emirat Arab—sepakat untuk melanjutkan pemotongan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari, yang sebelumnya berlaku sejak November 2023, sebagai upaya menanggapi kekhawatiran atas penurunan permintaan minyak. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.