Pertamina Patra Niaga dan Toyota Lakukan Uji Coba Penggunaan Bioetanol E10 pada Kendaraan di Surabaya
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 24 November 2024 | 18:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga akan melakukan uji coba penggunaan bioetanol E10 pada kendaraan Toyota. E10 adalah bahan bakar yang terdiri dari 10 persen etanol dan 90 persen bensin. Kerja sama uji coba ini ditandai dengan penandatanganan antara Pertamina Patra Niaga, PT Toyota-Astra Motor (TAM), dan PT Serasi Autoraya (TRAC) pada 22 November 2024 di event Gaikindo Jakarta Auto Week 2024. Uji coba ini dilakukan melalui konsep Use Case Collaboration, yang bertujuan untuk mempelajari efektivitas campuran energi alternatif dalam mengurangi emisi kendaraan dan mengevaluasi performa kendaraan terkait pengurangan emisi karbon.
Riva Siahaan, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah besar dalam menciptakan ekosistem biofuel di Indonesia.
"Berkolaborasi secara holistik dengan produsen kendaraan dan penyedia layanan mobil merupakan langkah besar untuk menghadirkan ekosistem biofuel di Indonesia," ujarnya, Sabtu (23/11/2024).
Selain mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca, pengembangan bioetanol juga mendukung pencapaian target emisi nol pada 2060. Proyek ini juga memiliki dampak ekonomi positif dengan membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal yang terlibat dalam produksi bahan baku bioetanol.
"Ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian negara, membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal yang terlibat dalam rantai pasokan bioethanol," kata Riva.
Uji coba bioetanol E10 akan dilakukan di Surabaya selama satu tahun menggunakan 50 unit kendaraan Toyota, termasuk Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Avanza, Calya, dan Agya yang dikelola TRAC. Penggunaan teknologi Fleet Management System (FMS) akan memungkinkan pemantauan kendaraan secara real-time, untuk menganalisis konsumsi bahan bakar, perilaku mengemudi, dan kondisi mesin.
Harsono Budi Santoso, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa pengisian bioetanol E10 akan dilakukan di pool kendaraan TRAC di Surabaya, bukan di SPBU, dengan pasokan bahan bakar berasal dari Fuel Terminal Surabaya.
"Supply point Bioethanol E10 ini dari Fuel Terminal Surabaya dikirim ke lokasi pool TRAC yang sudah disiapkan tangki BBM disana, sehingga pengisian BBM E10 ini bukan dilakukan di SPBU tetapi di lakukan di pool TRAC tersebut," jelas dia.
Henry Tanoto, Vice President Director Toyota-Astra Motor, mengungkapkan bahwa mereka akan mempelajari penggunaan bioetanol melalui uji coba yang mencakup pengujian dinamo, pengukuran jumlah karbon, dan uji emisi.
"Kolaborasi kali ini kami lakukan untuk mempelajari penggunaan campuran bahan bakar alternatif yaitu bioethanol E10 dalam mobilitas sehari-hari customer Indonesia khususnya di Jawa Timur," kata Henry. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!