Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Permintaan Chat Cola Meningkat Pesat di Tengah Perang Gaza dan Kampanye Boikot

Desi Rossilawati
Minggu, 24 November 2024 | 00:10 WIB
Bagikan
Permintaan Chat Cola Meningkat Pesat di Tengah Perang Gaza dan Kampanye Boikot
VISI.NEWS | GAZA - Sejak dimulainya perang Gaza pada Oktober 2023, permintaan terhadap Chat Cola, minuman ringan asal Palestina, mengalami lonjakan signifikan. Banyak warga Palestina yang kini beralih ke produk lokal sebagai bagian dari kampanye boikot terhadap barang-barang yang dianggap terkait dengan Israel. Fahed Arar, pemilik pabrik Chat Cola di Salfit, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap minuman tersebut meningkat tajam sejak perang dimulai, dengan semakin banyaknya orang yang mendukung produk Palestina. Mahmud Sidr, seorang manajer supermarket, juga mencatat peningkatan penjualan produk Palestina dan Arab yang tidak mendukung Israel. "Permintaan Chat Cola meningkat sejak perang dimulai karena boikot," kata Arar, yang menyebutkan bahwa produk lokal menjadi pilihan utama di tengah kian meningkatnya sentimen untuk mendukung produk-produk Palestina.
Menurut Mahmud Sidr, seorang manajer supermarket, penjualan produk-produk Palestina dan Arab yang tidak memiliki hubungan dengan Israel juga mengalami kenaikan.
"Kami melihat peningkatan penjualan produk lokal yang tidak berhubungan dengan Israel," ujarnya. Meskipun Coca-Cola diproduksi di Palestina oleh National Beverage Company dan tidak disuplai untuk pasukan Israel, banyak orang masih menganggap merek tersebut terkait dengan Amerika Serikat, negara yang mendukung Israel dalam konflik tersebut. Chat Cola kini dianggap sebagai simbol dukungan terhadap ekonomi lokal Palestina, meskipun tantangan kapasitas produksi menjadi hambatan utama. Raja Khalidi, ekonom dari Palestine Economic Policy Research Institute, menyatakan bahwa meskipun ada keinginan kuat untuk membeli produk Palestina, masalah kapasitas produksi masih menjadi penghalang. Namun, dengan meningkatnya kesadaran politik dan dukungan untuk produk lokal, Chat Cola kini memiliki peluang besar untuk berkembang di tengah situasi yang penuh tantangan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.